Sekolah Rakyat Cirebon Hadirkan Gapura Berpadu Budaya Lokal
Beritaseputar.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menerapkan sentuhan arsitektur budaya lokal dalam pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Cirebon. Salah satu wujud nyatanya adal
Beritaseputar.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menerapkan sentuhan arsitektur budaya lokal dalam pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Cirebon. Salah satu wujud nyatanya adalah gapura berikon khas Kesultanan Cirebon yang didesain khusus untuk menyambut para siswa. Langkah ini diambil agar fasilitas pendidikan berstandar internasional itu tetap mencerminkan identitas dan kearifan lokal daerah setempat.
Menurut laporan yang diterima media kami, pembangunan SR di berbagai daerah memang digenjot dengan standar internasional, namun pemerintah tetap ingin menghadirkan nuansa budaya yang membumi. Di Cirebon, gapura megah dengan ornamen khas keraton menjadi simbol bahwa kemajuan pendidikan bisa selaras dengan pelestarian budaya. Pilihan desain tersebut sekaligus memperkuat karakter bangunan agar tidak sekadar menjadi gedung sekolah biasa, melainkan juga ruang yang membanggakan bagi masyarakat sekitar.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa seluruh Sekolah Rakyat yang dibangun di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto dirancang dengan kualitas terbaik. Dody menyebut proyek ini sebagai wujud nyata keberpihakan negara terhadap anak-anak dari keluarga prasejahtera. Ia pun menyampaikan pernyataan tegas yang diterima oleh awak media kami.
"Semua Sekolah Rakyat yang dibangun oleh Bapak Presiden standarnya adalah sekolah internasional. Beliau ingin memuliakan adik-adik kita dari keluarga prasejahtera dengan menyediakan sekolah yang megah dan berkualitas. Mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga asrama, makan, seragam, sepatu, hingga laptop. Harapannya adalah memutus rantai kemiskinan ekstrem dan menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045," kata Dody, Selasa (30/6/2026).
Fasilitas lengkap yang diberikan dalam program ini menjadi bukti bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar. Setiap siswa akan tinggal di asrama, menerima konsumsi harian, perlengkapan sekolah, seragam, sepatu, bahkan laptop untuk mendukung kegiatan belajar mengajar berbasis teknologi. Konsep ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang setara dengan sekolah elite, namun diperuntukkan bagi mereka yang paling membutuhkan.
Lebih jauh, keberadaan Sekolah Rakyat di Cirebon dengan arsitektur berciri lokal ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan fasilitas publik yang inklusif dan membanggakan. Pemerintah melalui Kementerian PU ingin menegaskan bahwa infrastruktur pendidikan modern tidak perlu kehilangan akar budaya. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki rasa memiliki terhadap warisan leluhur mereka.
Program ini merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mempersiapkan sumber daya manusia unggul menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga prasejahtera dibekali pendidikan dan keterampilan yang kompetitif di tingkat global, tanpa meninggalkan jati diri sebagai bagian dari masyarakat Cirebon yang kaya akan tradisi. Dukungan penuh dari Kementerian PU dan arahan langsung Presiden Prabowo menjadi kunci percepatan pembangunan SR di seluruh Indonesia, dengan Cirebon sebagai salah satu etalase perpaduan modernitas dan budaya lokal yang harmonis.
Comments (0)