Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China

Kuala Lumpur, Beritaseputar.com – Pemerintah Malaysia resmi memberlakukan kebijakan baru yang memperketat masuknya mobil listrik impor berstatus completely built-up (CBU) mulai 1 Juli 2026. Aturan

Jul 06, 2026 - 07:34
0 0
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China

Kuala Lumpur, Beritaseputar.com – Pemerintah Malaysia resmi memberlakukan kebijakan baru yang memperketat masuknya mobil listrik impor berstatus completely built-up (CBU) mulai 1 Juli 2026. Aturan ini secara langsung menyasar mobil-mobil listrik berharga terjangkau, terutama yang berasal dari pabrikan asal China seperti BYD dan Chery.

Syarat Baru Impor: Harga Minimal Rp 880 Juta dan Tenaga Besar

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, Kementerian Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia (MITI) menerbitkan dua ketentuan baru yang harus dipenuhi setiap unit CBU listrik yang masuk ke wilayah Malaysia. Pertama, kendaraan harus memiliki nilai Cost, Insurance, and Freight (CIF) minimal 200.000 ringgit atau sekitar Rp 880 juta. Kedua, mobil listrik tersebut wajib memiliki tenaga motor penggerak minimal 180 kW (setara 241 daya kuda).

Dengan ambang batas harga dan performa yang tinggi itu, sejumlah model yang selama ini laris di segmen mobil listrik terjangkau dipastikan tidak lagi memenuhi syarat impor. Model-model seperti BYD Atto 3, BYD Dolphin, atau Chery Omoda E5 yang sebelumnya masuk dalam skema impor CBU akan terdampak langsung.

"Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendorong investasi manufaktur lokal serta memastikan bahwa setiap mobil listrik yang masuk ke Malaysia memberikan nilai tambah tinggi bagi industri dalam negeri," demikian pernyataan resmi MITI yang dikutip Beritaseputar.com dari dokumen kebijakan tersebut.

Langkah ini sekaligus melindungi produsen kendaraan nasional seperti Proton dan Perodua yang sedang menggarap mobil listrik mereka sendiri, serta mendorong pabrikan global untuk mendirikan fasilitas perakitan lokal (CKD) di Malaysia. Dengan perakitan lokal, produsen bisa menghindari syarat ketat CBU sekaligus menikmati insentif pajak yang telah disiapkan pemerintah.

Dampak Terhadap Produsen China

Dampak paling terasa akan dialami perusahaan otomotif China. Selama ini, BYD dan Chery gencar memasarkan mobil listrik dengan harga kompetitif melalui jalur impor. Kini, model-model tersebut harus melalui proses perakitan lokal atau meningkatkan spesifikasi secara signifikan untuk dapat lolos aturan baru.

Beberapa produsen, seperti BYD, sebenarnya telah merencanakan pembangunan pabrik perakitan di Malaysia, namun operasional penuhnya baru diharapkan pada 2027. Artinya, akan ada masa transisi di mana produk andalan mereka terhambat masuk. Kebijakan ini dikhawatirkan dapat memperlambat penetrasi kendaraan listrik murah di Malaysia yang selama ini menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar EV.

Pasar otomotif Malaysia memang sedang bergairah dengan adopsi kendaraan listrik. Peraturan baru ini diyakini akan membentuk ulang peta persaingan, memaksa produsen penantang dari China untuk berinvestasi lebih dalam jika ingin mempertahankan pangsa pasar. Sementara konsumen Malaysia mungkin harus bersabar lebih lama untuk mendapatkan mobil listrik dengan harga yang sebelumnya terjangkau.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User