Pulogadung — Jalan Cinta Amblas Lima Bulan Diperbaiki Permanen Tahun Ini
Pagi itu, Sari (34) harus kembali menuntun sepeda motornya melewati kubangan air di Jalan Cinta, Kelurahan Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur. Beto
Pagi itu, Sari (34) harus kembali menuntun sepeda motornya melewati kubangan air di Jalan Cinta, Kelurahan Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur. Beton jalan yang retak dan terbelah sudah lima bulan menjadi pemandangan sehari-hari. “Awalnya cuma retak kecil, terus tiba-tiba amblas. Kalau hujan, airnya sampai selutut. Pernah ada ibu-ibu jatuh dari motor di sini,” tuturnya sembari menunjuk ke arah jalan yang menganga. Di sisi lain, Suhendra (45), pemilik warung kopi di dekat lokasi, mengeluhkan sepinya pembeli. “Orang-orang pada menghindari lewat sini, otomatis dagangan saya juga sepi. Semoga cepat selesai, kasihan warga.”
Awal Mula Jalan Amblas
Fenomena tanah amblas di Jalan Cinta bukan terjadi tiba-tiba. Menurut warga sekitar, tanda-tanda keretakan sudah muncul sejak awal tahun. Namun puncaknya terjadi pada Februari lalu setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama tiga hari berturut-turut.
- Februari 2026: Retakan kecil pertama kali dilaporkan warga melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
- Awal Maret 2026: Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur memasang garis pembatas dan rambu peringatan di sekitar lokasi.
- Pertengahan Maret 2026: Jalan mulai terbelah selebar 30 sentimeter, meluas menjadi 1 meter dalam waktu dua minggu.
- Awal April 2026: Dinas SDA DKI Jakarta melakukan kajian awal dan menyatakan bahwa penyebab utama adalah gerusan air di bawah permukaan jalan yang mengikis tanggul saluran air.
Lima Bulan Menanti Perbaikan
Warga berharap perbaikan segera dilakukan, namun kenyataannya mereka harus bersabar. Penanganan sementara berupa penutupan salah satu lajur dan pemasangan barikade hanya mengurangi risiko, tetapi tidak menyelesaikan akar masalah. “Setiap hari saya lewat sini antar anak sekolah. Deg-degan terus, takut ambles lagi,” ujar Rina (29), ibu rumah tangga yang tinggal tak jauh dari lokasi.
Kepala Bidang Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas SDA DKI Jakarta, Ericson Indra Pulungan, pada Rabu (8/7/2026) akhirnya memberi kepastian. "Kondisi ini memerlukan penanganan yang lebih komprehensif, sehingga saat ini sedang tahapan persiapan penanganan untuk perbaikan tanggul secara permanen yang akan dilaksanakan tahun ini oleh Dinas SDA Jakarta," katanya kepada wartawan. Pernyataan ini menjadi kabar yang melegakan, sekaligus mengobati penantian panjang warga.
Rencana Perbaikan Permanen
Dinas SDA Jakarta memastikan bahwa proyek perbaikan mencakup pembangunan kembali tanggul saluran air yang rusak akibat erosi, serta pengecoran ulang badan jalan. Meskipun belum ada tanggal pasti dimulainya pekerjaan, informasi dari lapangan menyebutkan bahwa proses lelang sudah memasuki tahap akhir. “Kami ingin memastikan bahwa setelah diperbaiki, jalan ini benar-benar kuat dan tidak amblas lagi. Jadi tidak bisa asal tambal sulam,” jelas seorang staf teknis yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, Suhendra dan warga lainnya kembali menaruh harap. “Kalau memang tahun ini jadi, kami bersyukur. Yang penting tidak ditunda-tunda lagi.”
Comments (0)