Proyek Lapangan di Jaksel Disetop Sementara Usai Bocah Terperosok hingga Meninggal
Beritaseputar.com, Jakarta – Sebuah proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, untuk sementara dihentikan. Penghentian ini dilakukan setelah seorang anak kecil
Beritaseputar.com, Jakarta – Sebuah proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, untuk sementara dihentikan. Penghentian ini dilakukan setelah seorang anak kecil berinisial I (4) dilaporkan terperosok ke dalam lubang proyek dan meninggal dunia. Kepolisian kini turun tangan menyelidiki insiden tragis tersebut.
Informasi yang dihimpun media kami menyebutkan proyek lapangan multifungsi ini baru dimulai pengerjaannya pada 25 Juni 2026. Proyek tersebut digagas sebagai upaya mencegah tawuran pemuda yang kerap terjadi di wilayah Manggarai. Namun, belum genap seminggu berjalan, pembangunan harus dihentikan sementara menyusul musibah yang menimpa seorang balita.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas itu terjadi di area proyek yang berlokasi di permukiman padat penduduk. Bocah malang tersebut diduga sedang bermain di sekitar lokasi pembangunan ketika tanpa sengaja terperosok ke dalam lubang galian yang belum diberi pengaman memadai. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berusaha menolong dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Sayangnya, nyawa bocah berusia empat tahun itu tidak dapat diselamatkan.
Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban beserta orang tuanya belum diungkap ke publik. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman sembari menunggu hasil pemeriksaan medis dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Respons Aparat dan Pihak Kelurahan
Lurah Manggarai, M Arafat Dinsirat, membenarkan penghentian sementara proyek tersebut. Saat dikonfirmasi laporan kami pada Rabu (1/7/2026), ia menegaskan bahwa langkah itu diambil atas instruksi kepolisian.
"Iya, dihentikan oleh pihak kepolisian dalam rangka penyelidikan," kata Arafat.
Lebih lanjut, Arafat menjelaskan bahwa lapangan multifungsi ini memang dirancang sebagai ruang publik positif bagi generasi muda agar tidak terjerumus dalam aksi tawuran. Proyek tersebut menjadi salah satu prioritas Kelurahan Manggarai setelah melalui sejumlah musyawarah warga.
Media kami juga berupaya meminta keterangan dari Kapolsek setempat, namun hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi yang dirilis. Sejumlah warga di sekitar lokasi proyek mengaku kaget dan berharap ada evaluasi ketat terhadap standar keamanan selama masa konstruksi, terutama di lingkungan yang banyak dihuni anak-anak.
Aparat kepolisian kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap ada tidaknya unsur kelalaian dari pihak pelaksana proyek. Penghentian sementara akan berlangsung sampai proses penyelidikan dinyatakan selesai dan seluruh aspek keamanan telah terpenuhi.
Comments (0)