Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Program Sehati Diluncurkan, Kemendes PDT Siapkan Anggaran Rp 2,5 Miliar untuk Ribuan Desa

Jakarta – Kementerian Desa dan Pembangunan Tertinggal (Kemendes PDT) secara resmi meluncurkan program prioritas nasional bertajuk Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan Terintegrasi (Sehati)

Jul 08, 2026 - 06:01
0 0
Program Sehati Diluncurkan, Kemendes PDT Siapkan Anggaran Rp 2,5 Miliar untuk Ribuan Desa

Jakarta – Kementerian Desa dan Pembangunan Tertinggal (Kemendes PDT) secara resmi meluncurkan program prioritas nasional bertajuk Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan Terintegrasi (Sehati). Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi perdesaan, pemerintah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp 2,5 miliar yang akan digelontorkan ke setiap desa sasaran.

Menteri Desa dan Pembangunan Tertinggal, Yandri Susanto, mengungkapkan bahwa program ambisius ini menyasar sedikitnya 7.000 desa dan berpotensi meluas hingga 10.000 desa di berbagai wilayah Indonesia. Peluncuran program ini dilakukan bekerja sama dengan Bank Dunia (World Bank) sebagai mitra strategis pembangunan.

"Dua hari yang lalu kami meluncurkan program Sehati. Sehati ini, program swasembada ekonomi hijau dan ketahanan pangan terintegrasi. Kami bersama dengan World Bank, itu minimal 7.000 bisa sampai 10.000 desa," ujar Yandri Susanto dalam rapat koordinasi nasional sektor kelautan dan perikanan di Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, Jumat.

Kriteria dan Fokus Pengembangan

Dana sebesar Rp 2,5 miliar per desa tersebut tidak disalurkan secara serampangan. Yandri menegaskan bahwa alokasi anggaran akan difokuskan secara ketat pada pengembangan potensi khas setiap desa yang terintegrasi langsung dengan kebutuhan nasional. Pendekatan ini bertujuan memastikan setiap rupiah yang digelontorkan mampu menghasilkan dampak ekonomi berganda dan berkelanjutan.

Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu fokus utama dalam implementasi program ini. Menurut laporan yang dihimpun media kami, desa-desa pesisir dengan potensi perikanan tangkap, budidaya laut, serta pengolahan hasil laut akan mendapatkan prioritas pendampingan dan pengembangan usaha terpadu. Potensi besar yang dimiliki desa-desa di sektor ini dinilai belum tergarap maksimal dan memerlukan kolaborasi lintas sektoral yang solid.

Kolaborasi Lintas Kementerian

Keberhasilan program Sehati sangat bergantung pada sinergi antarlembaga. Yandri secara khusus menekankan pentingnya kerja sama erat antara Kemendes PDT dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Koordinasi ini diperlukan untuk menyelaraskan program di tingkat desa dengan kebijakan besar pemerintah di sektor maritim, mulai dari penyediaan sarana prasarana, akses permodalan, hingga pembukaan jalur distribusi hasil produksi desa ke pasar yang lebih luas.

Rapat koordinasi yang digelar di Mina Bahari III tersebut menjadi langkah awal penyelarasan strategi antara dua kementerian teknis. Pemerintah berharap, melalui integrasi program ini, desa-desa tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri secara mandiri, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi hijau yang ramah lingkungan dalam jangka panjang.

Program Sehati merupakan bagian dari agenda prioritas pembangunan periode 2026-2031 yang menempatkan desa sebagai garda terdepan transformasi ekonomi berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User