Pria di Jakut Ditipu 'Teman Dekat' Facebook, Motor Raib Dibawa Kabur
Jakarta - Seorang warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, bernama Samin harus menelan pil pahit setelah menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh seseorang yang dikiranya teman dekat. Pelaku yang diket
Jakarta - Seorang warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, bernama Samin harus menelan pil pahit setelah menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh seseorang yang dikiranya teman dekat. Pelaku yang diketahui berinisial FF tega membawa kabur sepeda motor milik korban setelah membangun kedekatan melalui media sosial.
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Bima Sakti Pria Laksana, dalam keterangannya kepada media kami di Beritaseputar.com, Selasa (7/7/2026), mengonfirmasi bahwa kasus ini telah ditangani oleh pihak kepolisian. "Peristiwa ini terjadi sekitar satu bulan lalu di wilayah hukum Polsek Koja. Pelaku menggunakan modus berpura-pura menjadi teman dekat korban setelah sebelumnya berkenalan melalui media sosial Facebook," ujar Kompol Bima.
Pelaku memanfaatkan kepercayaan korban yang terbangun lewat intensitas komunikasi di Facebook. Setelah merasa cukup akrab, pelaku melancarkan aksinya dengan membawa kabur kendaraan korban.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara yang dihimpun Beritaseputar.com, pelaku dan korban mulai berkomunikasi secara intens beberapa pekan sebelum kejadian. FF dengan lihai memainkan perannya sebagai teman yang dapat dipercaya, hingga akhirnya Samin tidak curiga ketika pelaku meminjam motornya. Kesempatan inilah yang dimanfaatkan pelaku untuk melarikan kendaraan tersebut tanpa jejak.
Pihak kepolisian dari Polsek Koja masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Kompol Bima menambahkan bahwa jajarannya telah mengantongi identitas jelas pelaku dan sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penangkapan.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang yang baru dikenal di dunia maya. Modus penipuan dengan pendekatan emosional seperti ini dinilai cukup marak terjadi, di mana pelaku memanfaatkan rasa percaya dan ketidakwaspadaan korban untuk melancarkan aksi kejahatan. Pihak kepolisian mengimbau agar warga lebih selektif dalam memberikan kepercayaan, terutama jika menyangkut aset berharga, kepada orang yang baru dikenal melalui platform digital.
Hingga berita ini diturunkan, Samin masih menunggu perkembangan kasus dari pihak berwajib. Kerugian material akibat pencurian kendaraan bermotor tersebut diperkirakan mencapai belasan juta rupiah. Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Utara berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku dalam waktu dekat. Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku diimbau untuk segera menghubungi kantor polisi terdekat.
Comments (0)