Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Prabowo: Narkotika, Judol hingga White Collar Crime Rugikan Bangsa

Bogor - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa berbagai bentuk kejahatan modern, mulai dari peredaran narkotika, judi online (judol), hingga kejahatan kerah putih (white collar crime), telah me

Jul 08, 2026 - 05:10
0 0
Prabowo: Narkotika, Judol hingga White Collar Crime Rugikan Bangsa

Bogor - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa berbagai bentuk kejahatan modern, mulai dari peredaran narkotika, judi online (judol), hingga kejahatan kerah putih (white collar crime), telah menimbulkan kerugian besar bagi bangsa Indonesia. Hal ini disampaikannya dalam acara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/7/2026).

Di hadapan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Prabowo mengingatkan bahwa lanskap ancaman terhadap negeri ini telah bergeser secara fundamental. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi yang pesat ibarat pedang bermata dua—di satu sisi memudahkan kehidupan, namun di sisi lain kerap dieksploitasi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksinya.

"Ancaman berubah, teknologi dapat juga dipakai dengan maksud-maksud yang jahat. Dengan demikian, cara kerja kita juga harus menyesuaikan," ujar Prabowo dengan nada serius.

Menurut pantauan media kami di lokasi, Presiden secara spesifik menyoroti tiga jenis kejahatan yang dinilainya paling merugikan. Pertama, sindikat narkotika yang terus mencari celah baru dalam menjalankan bisnis haramnya, merusak generasi muda, dan melemahkan ketahanan nasional. Kedua, maraknya praktik judi online yang telah menjerat jutaan masyarakat dari berbagai lapisan, menguras ekonomi keluarga, dan memicu tindak kriminal turunan. Ketiga, kejahatan kerah putih seperti korupsi, pencucian uang, dan penipuan investasi bodong yang menggerogoti sendi-sendi perekonomian negara secara sistematis.

Prabowo menekankan bahwa institusi Polri harus bertransformasi seiring dengan perubahan pola kejahatan. Tidak cukup hanya mengandalkan cara-cara konvensional, karena para pelaku kini semakin canggih dalam memanfaatkan enkripsi, dark web, dan platform digital untuk menyamarkan aktivitas ilegal mereka.

Lebih lanjut, Kepala Negara meminta jajaran kepolisian untuk memperkuat kolaborasi lintas lembaga dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu menghadapi tantangan era digital. Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan preventif dan edukatif kepada masyarakat, sehingga publik memiliki daya tangkal terhadap bujuk rayu kejahatan yang semakin halus dan terstruktur.

"Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya bersifat materiel, tetapi juga merusak moral bangsa. Ini tugas kita bersama untuk menyelamatkan Indonesia," tegasnya menutup sambutan.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema besar tentang transformasi Polri menuju institusi modern yang profesional dan terpercaya. Sejumlah pejabat tinggi negara, tokoh masyarakat, dan perwakilan duta besar turut hadir dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User