Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Prabowo Ajak India Kembangkan PLTS-Teknologi Nuklir

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengajak India untuk memperkuat kolaborasi strategis di sektor energi baru dan terbarukan. Fokus utama kerja sama yang ditawarkan mencakup proyek Pemb

Jul 08, 2026 - 08:05
0 0
Prabowo Ajak India Kembangkan PLTS-Teknologi Nuklir

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengajak India untuk memperkuat kolaborasi strategis di sektor energi baru dan terbarukan. Fokus utama kerja sama yang ditawarkan mencakup proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta pengembangan kapasitas di bidang teknologi nuklir. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret untuk memperkokoh fondasi ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritaseputar.com, ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/7/2026). Pertemuan bilateral ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, dengan penekanan khusus pada diversifikasi sumber energi untuk mengantisipasi dinamika geopolitik dan perubahan iklim.

"Di tengah situasi global saat ini, kami juga mendorong penguatan kerja sama di bidang ketahanan energi termasuk pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya, juga saling tukar teknologi dan kapasitas di bidang teknologi nuklir," ujar Presiden Prabowo dalam keterangan pers bersama usai pertemuan bilateral tersebut.

Menurut catatan Beritaseputar.com, dalam dialog tersebut, kedua pemimpin negara sepakat bahwa transisi energi bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak. Kolaborasi dengan India dinilai sangat strategis mengingat Negeri Bollywood itu telah mencatatkan kemajuan signifikan dalam pembangunan infrastruktur PLTS berskala besar, termasuk keberhasilan inisiatif International Solar Alliance (ISA) yang digagas bersama Prancis.

Kerja sama di bidang teknologi nuklir juga menjadi sorotan utama. Indonesia, yang memiliki potensi sumber daya thorium dan uranium, melihat peluang besar untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) sebagai sumber energi baseline yang stabil. Dengan menggandeng India yang telah menguasai siklus teknologi nuklir sipil, pemerintah berharap terjadi percepatan transfer pengetahuan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemenuhan standar keselamatan internasional yang ketat.

Lebih dari sekadar transaksi teknologi, ajakan ini merefleksikan visi jangka panjang pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi. Dengan mengkombinasikan PLTS yang memanfaatkan potensi sinar matahari tropis dan opsi nuklir yang rendah emisi, Indonesia menargetkan bauran energi yang lebih ramah lingkungan dan bebas dari ketergantungan impor bahan bakar fosil. Pertemuan ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai poros diplomasi energi di kawasan Asia-Pasifik, yang secara aktif mencari mitra strategis demi keamanan dan keberlanjutan pasokan listrik nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User