Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Pengakuan Dishub dan Ojol soal Motor Ditindak saat Ambil Orderan

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) memohon kepada petugas Dinas Perhubungan agar tidak mengangkut sepeda motornya. Peristiwa itu terjadi di ka

Jul 08, 2026 - 00:14
0 0
Pengakuan Dishub dan Ojol soal Motor Ditindak saat Ambil Orderan

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) memohon kepada petugas Dinas Perhubungan agar tidak mengangkut sepeda motornya. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jakarta Timur saat pengemudi tengah mengambil pesanan makanan. Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritaseputar.com, penertiban dilakukan dalam operasi gabungan pada Rabu (17/6). Rekaman yang beredar menunjukkan petugas Dishub mengangkut beberapa kendaraan yang dinilai melanggar aturan, termasuk motor milik pengemudi ojol tersebut.

Dalam video, tampak jelas kepanikan pengemudi itu. Ia berulang kali memohon keringanan sambil menjelaskan bahwa motor yang hendak diangkut merupakan alat utama mencari nafkah. Momen dramatis terjadi ketika ia nekat memanjat mobil operasional Dishub dalam upaya putus asa mempertahankan kendaraannya. Unggahan ini memicu beragam reaksi warganet, banyak yang mempertanyakan pendekatan penertiban yang dinilai kurang humanis terhadap pekerja sektor informal.

Kronologi Penertiban

Penertiban itu berlangsung di salah satu titik rawan pelanggaran lalu lintas di Jakarta Timur. Operasi gabungan melibatkan Dishub, kepolisian, dan Satpol PP menyasar kendaraan yang parkir liar serta melanggar marka jalan. Saat petugas melakukan pendataan dan pengangkutan, pengemudi ojol itu baru saja tiba untuk mengambil pesanan makanan dari sebuah restoran. Ia terkejut melihat motornya sudah akan diangkat ke bak mobil petugas. Tanpa pikir panjang, ia berlari menghampiri dan mencoba bernegosiasi, namun sayangnya proses penertiban tetap berjalan.

Penjelasan Dishub

Pihak Dishub Jakarta Timur angkat bicara menanggapi video viral tersebut. Kepala Seksi Penindakan Dishub Jaktim yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai prosedur dan merupakan bagian dari upaya menciptakan ketertiban lalu lintas.

"Operasi gabungan rutin ini menyasar kendaraan yang parkir sembarangan dan melanggar rambu. Petugas sudah menjalankan tugas sesuai aturan. Tidak ada unsur kesengajaan menyasar profesi tertentu," ungkapnya kepada Beritaseputar.com, Minggu (21/6/2026).

Pihak Dishub juga menambahkan bahwa pengemudi ojol tersebut sebelumnya telah beberapa kali terpantau memarkir kendaraannya di area larangan parkir. Pada hari kejadian, motor itu terparkir di bahu jalan yang jelas memiliki rambu larangan. Meski begitu, Dishub memastikan bahwa pengendara tetap bisa mengambil kembali motornya setelah mengikuti prosedur yang berlaku dan membayar denda sesuai ketentuan.

Keluhan Driver Ojol

Sementara itu, driver ojol yang namanya dirahasiakan mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini. Ia menuturkan bahwa dirinya hanya berhenti sejenak untuk mengambil orderan dan tidak ada niat melanggar aturan.

"Saya cuma ambil makanan, paling lama 10 menit. Motor itu satu-satunya sumber penghasilan keluarga. Kalau diangkut, bagaimana saya bekerja," kata pengemudi tersebut sambil menahan tangis dalam wawancara singkat.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyentuh aspek sosial di tengah penegakan aturan. Banyak pihak mendesak agar pemerintah daerah menyediakan zona khusus parkir singkat bagi pengemudi ojol di titik-titik strategis agar kejadian serupa tak terulang. Dishub Jakarta Timur sendiri mengaku akan mengevaluasi titik-titik rawan dan berkoordinasi dengan aplikator untuk memberikan edukasi tertib parkir kepada mitra pengemudinya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rina-wulandari

Editor Hiburan. Editor hiburan dan budaya populer.

Comments (0)

User