PDIP DKI Tabur Bunga di Laut untuk Peringati Lahir Suami Megawati
Pengurus DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta menggelar upacara tabur bunga di perairan Kepulauan Seribu, Selasa (15/4/2025). Kegiatan ini digelar untuk memperin
Pengurus DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta menggelar upacara tabur bunga di perairan Kepulauan Seribu, Selasa (15/4/2025). Kegiatan ini digelar untuk memperingati hari lahir Kapten Penerbang Anumerta Surindro Supjarso, suami pertama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Upacara berlangsung khidmat di atas kapal, diikuti oleh puluhan kader dan simpatisan partai.
Mengenang Surindro Supjarso
Surindro Supjarso dikenal sebagai seorang perwira TNI AU yang gugur dalam tugas saat menerbangkan pesawat MiG-21 Fishbed pada 22 Juni 1970. Kecelakaan tragis itu terjadi di perairan utara Jakarta, tak jauh dari lokasi tabur bunga. Surindro meninggal pada usia 27 tahun, meninggalkan Megawati yang saat itu baru beberapa tahun menikah dan ketiga anaknya. Hingga kini, jasanya sebagai pionir penerbang tempur tetap dikenang.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Ady Wijaya, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan kepada salah satu putra terbaik bangsa. “Kapten Surindro adalah simbol pengorbanan dan profesionalisme. Bagi Ibu Megawati, beliau adalah cinta sejati yang terus memberi inspirasi dalam perjuangan. Kami ingin meneruskan semangatnya,” ujarnya.
“Kapten Surindro adalah simbol pengorbanan dan profesionalisme. Bagi Ibu Megawati, beliau adalah cinta sejati yang terus memberi inspirasi dalam perjuangan.” – Ady Wijaya, Ketua DPD PDIP DKI Jakarta
Prosesi Penuh Makna
Upacara dimulai pukul 08.30 WIB, diawali dengan pembacaan riwayat hidup sang kapten, kemudian dilanjutkan dengan penghormatan bendera partai. Taburan bunga mawar dan melati dilemparkan ke laut oleh para senior partai sambil mengumandangkan lagu “Gugur Bunga”. Sebagian kader tampak terharu, meneteskan air mata saat petikan biola mengiringi prosesi.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah veteran TNI AU yang pernah bertugas bersama Surindro. Salah satunya, Purnawirawan Marsekal Muda (Purn) Sutikno, mengenang sosok Surindro sebagai perwira yang rendah hati dan berdedikasi tinggi. “Dia adalah pilot alamiah, selalu ingin terbang setinggi-tingginya untuk negeri. Kepergiannya adalah duka mendalam bagi kami semua,” kenangnya.
Warisan Semangat Perjuangan
Peringatan ini menjadi agenda rutin tahunan PDIP DKI setiap 14 April, bertepatan dengan tanggal kelahiran Surindro. Selain tabur bunga, partai berlambang banteng moncong putih ini juga menggelar doa bersama dan santunan kepada keluarga veteran di Kepulauan Seribu. Menurut Sekretaris DPD PDIP DKI, Herwanto, kegiatan ini juga bertujuan mendekatkan kader dengan akar sejarah partai.
“Kapten Surindro bukan hanya bagian dari keluarga Ibu Megawati, tetapi juga bagian dari sejarah bangsa. Kami ingin generasi muda PDIP meneladani integritasnya,” ujar Herwanto. Ia menambahkan, tahun ini pihaknya sengaja memperluas undangan kepada pelajar dan mahasiswa agar lebih banyak yang mengenal kisah perjuangan sang pahlawan.
Hubungan Emosional Megawati dan Surindro
Hubungan Megawati Soekarnoputri dan Surindro Supjarso kerap disebut sebagai kisah cinta yang terhenti oleh takdir. Mereka menikah pada 1968 dan dikaruniai tiga anak: Mohammad Rizki Pratama, Mohammad Prananda, dan Puan Maharani. Meskipun Megawati kemudian menikah lagi dengan Taufiq Kiemas, sosok Surindro tetap memiliki tempat istimewa di hatinya. Dalam berbagai kesempatan, Megawati kerap menyisipkan kenangan tentang suami pertamanya, terutama saat menyemangati kader-kader muda.
Upacara tabur bunga ini menjadi pengingat bahwa di balik perjalanan politik Megawati, ada sosok yang mendukung dan mengorbankan jiwa raga untuk negara. Hingga kini, namanya diabadikan sebagai nama jalan di beberapa kota dan aula di lingkungan TNI AU.
Dengan selesainya prosesi, para peserta kembali ke dermaga sambil mengheningkan cipta. Ombak perlahan membawa kelopak bunga, seakan mengantar doa untuk sang kapten yang telah tenang di dasar laut yang sama.
[SOCIAL_TWEET]: PDIP DKI menggelar tabur bunga di laut Kepulauan Seribu untuk peringati hari lahir Kapten Surindro Supjarso, suami pertama Megawati. Upacara haru diiringi lagu Gugur Bunga. #PDIP #Megawati #SurindroSupjarso[SOCIAL_TG]: 🌊🕊️ PDIP DKI gelar tabur bunga di perairan Kepulauan Seribu untuk memperingati lahirnya Kapten Surindro Supjarso, suami pertama Megawati yang gugur dalam tugas. Kisah cinta dan pengorbanan yang selalu dikenang.
Comments (0)