FIFA Selidiki Dugaan Rasisme Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia

Dunia sepak bola kembali diguncang skandal rasisme. Kali ini, korban adalah Darren Watkins Jr., atau yang dikenal sebagai IShowSpeed, youtuber dan streamer

Jul 11, 2026 - 16:31
0 0
FIFA Selidiki Dugaan Rasisme Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia

Dunia sepak bola kembali diguncang skandal rasisme. Kali ini, korban adalah Darren Watkins Jr., atau yang dikenal sebagai IShowSpeed, youtuber dan streamer gaming ternama asal Amerika Serikat. Speed melaporkan bahwa ia mengalami pelecehan rasis saat menonton langsung pertandingan Piala Dunia antara Argentina dan Brasil di New Jersey pada 4 Juni 2026. FIFA langsung merespons dengan membuka penyelidikan resmi.

Kronologi Kejadian

Menurut Speed, insiden terjadi di sektor penonton tribun utara. "Sekelompok orang meneriaki saya dengan kata-kata yang sangat ofensif. Mereka melakukan gerakan monyet dan melempar botol," tulis Speed dalam unggahan Instagram Story yang kini telah dilihat lebih dari 10 juta kali. Speed yang dikenal karena tingkah eksentriknya mengaku syok dan kecewa. Ia bahkan sempat meninggalkan stadion lebih awal.

"Aku datang untuk menikmati pertandingan, bukan untuk dihina karena warna kulitku. Ini menyakitkan," ujarnya lirih.

Beberapa saksi mata, termasuk rekan Speed yang hadir, membenarkan kejadian tersebut. Mereka menyatakan bahwa tindakan rasis itu dilakukan oleh segelintir oknum yang diduga pendukung salah satu tim. Pihak keamanan stadion kemudian mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan.

FIFA Bergerak Cepat

FIFA melalui juru bicaranya, Marco Schneider, menyatakan bahwa organisasi sepak bola dunia itu tidak akan mentoleransi segala bentuk diskriminasi. "Kami sedang mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV dan keterangan saksi. Jika terbukti, akan ada sanksi tegas bagi pelaku dan pihak terkait," kata Schneider dalam konferensi pers di Zurich.

FIFA memiliki protokol tiga langkah dalam menangani insiden rasisme: peringatan kepada penonton lewat pengeras suara, penghentian sementara pertandingan, dan jika berlanjut, pertandingan bisa dihentikan total. Untungnya, pada pertandingan ini tindakan rasisme terjadi di luar lapangan sehingga protokol lapangan tidak diimplementasikan secara penuh. FIFA bekerja sama dengan Kepolisian New Jersey untuk mengusut tuntas.

Solidaritas Mengalir

Unggahan Speed mendapat dukungan masif dari komunitas sepak bola dan konten kreator global. Bintang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappé, mencuit: "No to racism. We stand with you, Speed." Begitu pula legenda Brasil, Ronaldo Nazário, mengecam keras tindakan biadab tersebut. Di platform X, hashtag #JusticeForSpeed menjadi trending topic worldwide selama dua hari.

Bukan Kasus Pertama

Rasisme dalam sepak bola bukanlah hal baru. Pada Piala Dunia 2018, gelandang Prancis Paul Pogba mendapat cacian rasis setelah final. Vinícius Júnior dari Real Madrid berkali-kali menjadi korban rasisme di La Liga. FIFA telah memperketat aturan dan meningkatkan edukasi anti-rasisme, namun kasus terus bermunculan. Hal ini menunjukkan bahwa perang melawan rasisme di stadion masih jauh dari selesai.

Apa Selanjutnya?

Speed berencana untuk tidak tinggal diam. Melalui pengacaranya, ia akan melaporkan kejadian ini ke Komisi Anti-Diskriminasi FIFA dan mempertimbangkan tuntutan hukum. "Ini bukan tentang uang. Ini soal harga diri dan martabat. Saya ingin memastikan tidak ada lagi korban berikutnya," tegas Speed.

Masyarakat berharap insiden ini menjadi momentum perubahan yang lebih konkret. Sepak bola seharusnya menjadi ajang pemersatu, bukan medan untuk melontarkan kebencian.

[SOCIAL_TWEET]: IShowSpeed jadi korban rasisme saat nonton Piala Dunia. FIFA langsung selidiki. Solidaritas mengalir dari Mbappé hingga Ronaldo. #JusticeForSpeed #FIFA #NoToRacism[SOCIAL_TG]: ⚽️ IShowSpeed dilecehkan secara rasis di tribun Piala Dunia. FIFA langsung usut, Mbappé dan Ronaldo beri dukungan. Dunia sepak bola harus bersih dari rasisme! 🔴🗣️

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User