Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Partai Golkar Panggil Anggota DPRD TTU Terkait Dugaan Intimidasi yang Menewaskan Dokter Icha

Jakarta, Beritaseputar.com – Partai Golkar bergerak cepat menindaklanjuti dugaan keterlibatan salah satu kadernya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Ti

Jul 06, 2026 - 13:28
0 1
Partai Golkar Panggil Anggota DPRD TTU Terkait Dugaan Intimidasi yang Menewaskan Dokter Icha

Jakarta, Beritaseputar.com – Partai Golkar bergerak cepat menindaklanjuti dugaan keterlibatan salah satu kadernya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, dalam kasus yang menewaskan seorang dokter muda berinisial Icha. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengonfirmasi bahwa Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi telah diperintahkan untuk segera memanggil anggota dewan berinisial TL tersebut guna dimintai klarifikasi.

Langkah ini diambil menyusul beredarnya laporan yang menyebut TL diduga melakukan intimidasi terhadap dokter Icha sebelum korban mengembuskan napas terakhirnya. Rincian kronologi intimidasi tersebut belum diungkap secara detail, namun sorotan publik yang kian tajam mendorong partai berlambang beringin itu untuk tidak tinggal diam.

Pemanggilan Dipercepat

Sarmuji yang ditemui di kompleks parlemen Senayan pada Senin (29/6/2026) menegaskan, DPD Provinsi NTT telah menjadwalkan pemanggilan sesegera mungkin. "Kami sudah ber-WA dengan Ketua DPD Provinsi tadi malam. Saya tugaskan untuk memanggil yang bersangkutan, mungkin hari ini atau secepatnya," ujar Sarmuji kepada awak media.

Untuk yang kasus NTT, kita akan dalami. Kami tidak akan menoleransi jika terbukti ada anggota yang bertindak di luar jalur dan menyalahgunakan wewenangnya. Jabatan ini titipan rakyat, harus dipertanggungjawabkan, bukan untuk menindas.

Pernyataan tegas ini menandakan Partai Golkar ingin menjaga marwah institusinya di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus ini. Meski demikian, Sarmuji belum mengonfirmasi detail sanksi yang menanti jika terduga terbukti bersalah, namun ia memastikan bahwa proses penelusuran berjalan transparan.

Dokter Muda yang Meregang Nyawa

Kasus kematian dr. Icha, seorang tenaga medis yang bertugas di wilayah TTU, telah memicu gelombang simpati dan kemarahan netizen. Dari informasi yang dihimpun media kami, korban sempat mengalami tekanan psikologis berat akibat intimidasi yang dilakukan oleh oknum dewan tersebut. Kejadian tragis ini membuka kembali diskusi tentang relasi kuasa antara pejabat publik dan warga biasa, sekaligus menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan rekan sejawat korban di dunia kesehatan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga dan kolega dokter Icha masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses klarifikasi yang akan dilakukan DPD Golkar NTT. Sementara itu, publik mendesak agar kasus ini tidak hanya diselesaikan secara internal partai, tetapi juga diproses melalui jalur hukum yang berlaku.

Respons Publik yang Mendesak Transparansi

Berbagai elemen masyarakat sipil dan organisasi profesi dokter turut menyuarakan keprihatinannya. Mereka meminta agar proses pemanggilan ini bukan sekadar formalitas belaka. "Jika ada unsur pidana, harus segera dilimpahkan ke polisi," ujar salah satu aktivis yang enggan disebutkan namanya. Tekanan ini membuat Partai Golkar seolah berada di bawah sorot lampu, memaksakan mereka untuk menunjukkan ketegasan yang tidak main-main.

Saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terduga maupun DPD Golkar NTT. Media kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pejabat publik bahwa kekuasaan yang mereka emban bersumber dari kepercayaan rakyat, dan penyalahgunaannya bisa berujung pada malapetaka yang tidak terbayangkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
andika-rivaldi

Reporter Ekonomi. Reporter isu ekonomi yang memengaruhi gaya hidup.

Comments (0)

User