Pakai Pajero Suap, Istri Kedua Bupati Kuansing Ikut Diamankan KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Selain mengamankan sejumlah pihak,
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Selain mengamankan sejumlah pihak, tim penindakan lembaga antirasuah itu juga turut menahan sementara Suci Nitia Edward, yang diketahui merupakan istri kedua dari Bupati Suhardiman. Informasi yang dihimpun media kami menyebutkan bahwa Suci diamankan karena kedapatan menggunakan sebuah kendaraan mewah yang diduga kuat merupakan bagian dari gratifikasi yang diterima oleh suaminya.
Kendaraan Pajero Sport Hasil Suap
Berdasarkan penelusuran dan keterangan resmi dari pihak KPK, Suci Nitia Edward diamankan saat mengendarai mobil Pajero Sport. Kendaraan tersebut diduga bukan milik pribadi, melainkan bagian dari transaksi suap yang melibatkan Bupati Suhardiman. Penggunaan aset hasil tindak pidana korupsi oleh keluarga tersangka ini menjadi salah satu poin penting yang sedang didalami oleh penyidik untuk menelusuri aliran dana dan aset lainnya.
"Istri Bupati, Suci Nitia Edward, sempat diamankan karena kedapatan menggunakan mobil Pajero Sport yang merupakan aset dari pemberian pihak swasta yang menjadi tersangka. Ini bagian dari proses penindakan untuk mengamankan barang bukti," demikian keterangan yang dirangkum media kami dari pihak KPK.
Kronologi OTT dan Penetapan Tersangka
KPK resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing. Selain Bupati Suhardiman Amby, dua tersangka lainnya adalah Zulkarnain yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, serta Ardiles selaku Direktur Utama PT MIC. Penetapan status hukum ini dilakukan usai tim KPK menggelar operasi tangkap tangan di wilayah Kuansing.
Proses penangkapan berlangsung dramatis. Suhardiman bersama Sekda Zulkarnain dikabarkan sempat tidak berada di tempat dan berusaha melarikan diri saat OTT berlangsung. Namun, keduanya akhirnya memilih untuk menyerahkan diri ke KPK pada Selasa malam (30/6/2026). Dalam operasi senyap tersebut, selain mengamankan Suci Nitia Edward beserta kendaraan Pajero Sport, KPK juga langsung menyegel sejumlah ruangan dan mengamankan berbagai dokumen penting untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Saat ini KPK masih terus mengembangkan penyidikan untuk menelusuri sejauh mana keterlibatan para pihak dalam pusaran korupsi tersebut, termasuk mendalami peran istri kedua Bupati yang sempat diamankan terkait kepemilikan aset-aset mencurigakan yang diduga berasal dari hasil suap.
Comments (0)