Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Ojol Dapat Orderan Offline Tambun-Priok Rp 600 Ribu, Motor Malah Raib

Seorang pengemudi ojek online menjadi korban pencurian kendaraan bermotor setelah tergiur tawaran orderan offline dengan imbalan menggiurkan. Modus pelaku yang berpura-pura sebagai penumpang ini kemb

Jul 08, 2026 - 19:33
0 0
Ojol Dapat Orderan Offline Tambun-Priok Rp 600 Ribu, Motor Malah Raib

Seorang pengemudi ojek online menjadi korban pencurian kendaraan bermotor setelah tergiur tawaran orderan offline dengan imbalan menggiurkan. Modus pelaku yang berpura-pura sebagai penumpang ini kembali memakan korban di wilayah Bekasi.

Korban bernama Sutrisno kehilangan sepeda motor andalannya setelah menerima tawaran mengantarkan seorang pria berinisial WS dari Stasiun Tambun, Bekasi, menuju Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara. Pelaku menjanjikan bayaran sebesar Rp600 ribu untuk sekali perjalanan tanpa melalui aplikasi.

Berdasarkan laporan yang diterima media kami, peristiwa nahas tersebut bermula pada Kamis (18/6) saat Sutrisno tengah menunggu pesanan di kawasan Stasiun Tambun. Seorang pria yang belakangan diketahui berinisial WS menghampiri dan mengajukan permintaan untuk diantarkan ke Pelabuhan Muara Baru.

Kronologi Kejadian

Saat itu, pelaku secara spesifik meminta agar layanan pengantaran dilakukan secara offline atau di luar sistem aplikasi. Dalih yang digunakan adalah agar transaksi lebih cepat dan praktis tanpa potongan biaya dari pihak aplikator.

Mendengar nominal bayaran yang ditawarkan, Sutrisno langsung tergiur. Pasalnya, pendapatan dari satu orderan reguler melalui aplikasi rata-rata hanya berkisar puluhan hingga ratusan ribu rupiah, tergantung jarak tempuh. Tawaran Rp600 ribu tentu menjadi angka yang sangat menggiurkan bagi pengemudi ojek online.

"Saya tergiur uang yang ditawarkan pelaku sehingga mau mengantarkan ke Jakarta Utara hingga motor saya dicuri," ungkap Sutrisno saat dimintai keterangan.

Rute Tambun ke Pelabuhan Muara Baru sendiri merupakan perjalanan yang cukup panjang, menempuh jarak puluhan kilometer melintasi sejumlah wilayah di Bekasi dan Jakarta Utara.

Modus Operandi Pelaku

Setibanya di lokasi tujuan, pelaku menjalankan aksinya dengan rapi. WS memanfaatkan situasi dan kelengahan korban untuk membawa kabur sepeda motor milik Sutrisno. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai keberadaan pelaku maupun kondisi kendaraan korban.

Kasus ini menjadi pengingat bagi para pengemudi ojek online untuk senantiasa waspada terhadap tawaran orderan offline. Meskipun iming-iming bayaran besar terlihat menggiurkan, risiko keamanan yang mengintai jauh lebih besar.

Pihak kepolisian setempat tengah melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian ini. Informasi mengenai identitas pelaku berinisial WS telah dikantongi dan diharapkan dapat mempercepat proses penangkapan.

Redaksi Beritaseputar.com mengimbau kepada seluruh pengemudi ojek online untuk tetap menggunakan transaksi resmi melalui aplikasi demi menjamin keselamatan diri dan kendaraan. Kejadian serupa telah beberapa kali terjadi dan modus yang digunakan hampir selalu sama, yaitu memanfaatkan iming-iming bayaran besar untuk menjerat korban.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat khususnya para pengemudi transportasi daring agar tidak mudah tergoda tawaran orderan di luar sistem. Langkah preventif ini penting untuk meminimalisir potensi tindak kriminal yang mengintai di jalanan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User