Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Menpora Bentuk Tim Koordinasi PON 2028: Tak Perlu Bangun Venue Baru

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengambil langkah strategis untuk memastikan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nu

Jul 08, 2026 - 08:58
0 0
Menpora Bentuk Tim Koordinasi PON 2028: Tak Perlu Bangun Venue Baru

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengambil langkah strategis untuk memastikan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) berjalan efisien. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir resmi membentuk tim koordinasi khusus yang akan memetakan seluruh kebutuhan ajang olahraga nasional tersebut, dengan penekanan pada pemanfaatan infrastruktur yang sudah tersedia.

Prioritas Pemanfaatan Venue Eksisting

Dalam pertemuan yang digelar di Kantor Kemenpora, Rabu (1/7/2026), Erick Thohir menegaskan bahwa pembangunan fasilitas olahraga baru bukan menjadi opsi utama. Hal ini sejalan dengan semangat efisiensi dan optimalisasi aset yang telah dimiliki oleh daerah.

“Fokus utamanya adalah memetakan venue yang sudah ada sehingga tidak perlu membangun fasilitas olahraga baru. Kami ingin memastikan bahwa sumber daya yang ada bisa dimaksimalkan, bukan menambah beban pembiayaan yang belum tentu berkelanjutan,” ujar salah satu peserta rapat yang tidak disebutkan namanya.

Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) R. Narendra Jatna, serta Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pangan Susilo Widhyantoro. Kehadiran Jamdatun menandakan adanya perhatian khusus pada aspek hukum dan pengelolaan anggaran, sehingga pelaksanaan PON dapat berjalan transparan dan akuntabel.

Koordinasi dengan Daerah Tuan Rumah

Tim koordinasi yang baru terbentuk akan segera menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah daerah di NTB dan NTT. Tiga isu utama yang akan dibahas meliputi kesiapan pendanaan, pemetaan venue yang layak pakai, serta penetapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Langkah ini diharapkan dapat menghindari potensi duplikasi pembangunan yang selama ini kerap menjadi sorotan dalam perhelatan multi-event di Indonesia.

Dengan adanya tim ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan KONI dapat berjalan lebih solid. Pengalaman dari PON sebelumnya yang menyisakan sejumlah venue terlantar setelah acara usai menjadi pembelajaran penting untuk tidak mengulang kesalahan serupa.

Informasi lengkap mengenai perkembangan persiapan PON 2028 akan terus disampaikan oleh media kami. Beritaseputar.com akan mengawal setiap tahapan menuju pesta olahraga nasional ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User