Maling Bobol Rumah Warga di Bogor Ditangkap, Sudah Beraksi 4 Kali, Polisi Juga Tangani Kebakaran Majelis Taklim
BOGOR — Jajaran kepolisian dari Polsek Gunung Putri berhasil mengamankan seorang pria berinisial A alias Anggi (38) yang diduga sebagai pelaku pencurian spesialis rumah kosong. Penangkapan terjadi
BOGOR — Jajaran kepolisian dari Polsek Gunung Putri berhasil mengamankan seorang pria berinisial A alias Anggi (38) yang diduga sebagai pelaku pencurian spesialis rumah kosong. Penangkapan terjadi setelah aksinya kepergok warga saat mencoba membawa kabur mesin steam atau penyemprot tekanan tinggi di sebuah rumah di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Pelaku Sudah Empat Kali Beraksi
Berdasarkan informasi yang dihimpun Beritaseputar.com, pelaku tidak hanya beraksi sekali. Dalam pemeriksaan sementara, Anggi mengakui telah melakukan sedikitnya empat kali pencurian dengan modus serupa di wilayah Gunung Putri. Ia kerap menyasar rumah dalam keadaan sepi dan mengincar barang-barang elektronik serta peralatan bengkel yang mudah dijual kembali.
"Iya, pelaku sudah ditahan," ujar Kapolsek Gunung Putri, Kompol Hillal Adi Imawan saat dimintai konfirmasi oleh Beritaseputar.com, Senin (6/7/2026).
Kompol Hillal menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari laporan pemilik rumah yang curiga dengan gerak-gerik pelaku. Saat itu, pelaku kepergok sedang menggotong mesin steam keluar dari garasi. Warga yang sudah resah dengan maraknya pencurian langsung mengamankan pelaku dan menghubungi pihak berwajib. Kini, pelaku harus mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan seluruh aksinya.
Kebakaran di Majelis Taklim Akibat Ponsel Meledak Saat Dicas
Di sisi lain, musibah kebakaran juga terjadi di wilayah Bogor dalam waktu yang hampir bersamaan. Sebuah bangunan Majelis Taklim di kawasan Sentul, Bogor, dilalap si jago merah. Dari hasil penyelidikan sementara yang dilansir media kami, kebakaran dipicu oleh insiden handphone (HP) yang meledak saat sedang diisi daya atau dicas.
Peristiwa itu menyisakan kerusakan cukup parah pada bagian dalam mushala. Beruntung, saat insiden terjadi, aktivitas pengajian belum dimulai sehingga tidak ada jamaah yang menjadi korban jiwa. Ledakan yang berasal dari ponsel tersebut dengan cepat memicu percikan api dan merembet ke karpet serta sajadah yang mudah terbakar. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap perangkat elektronik yang dicas dalam waktu lama tanpa pengawasan untuk menghindari kejadian serupa.
Comments (0)