Sep 18, 2026
Lampung

LAMPUNG — Polda Lampung Perkuat Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kabar kurang mengenakkan kembali menyelimuti dunia pers tanah air. Polda Lampung kini bergerak cepat memperkuat operasi pencarian terhadap delapan orang ya

LAMPUNG — Polda Lampung Perkuat Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kabar kurang mengenakkan kembali menyelimuti dunia pers tanah air. Polda Lampung kini bergerak cepat memperkuat operasi pencarian terhadap delapan orang yang dinyatakan hilang kontak di perairan Selat Sunda. Rombongan yang terdiri dari 5 jurnalis dan 3 kru kapal tersebut dilaporkan mendadak hilang kontak saat melakukan perjalanan laut dari Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK).

Peristiwa mencemaskan ini langsung direspons cepat oleh aparat kepolisian dan tim penyelamat gabungan. Mengingat cuaca perairan yang cukup dinamis dan berpotensi memicu gelombang tinggi, setiap detik sangat berharga untuk memperluas jangkauan pencarian demi mengidentifikasi keberadaan perahu yang ditumpangi para wartawan tersebut.

Polda Lampung Turunkan Tim Gabungan dan Kapal Patroli

Untuk memaksimalkan operasi pencarian di laut, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyiagakan armada kapal patroli beserta personel dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud). Langkah penanganan ini dilakukan melalui koordinasi intensif bersama Ditpolairud Polda Banten, Basarnas, serta komunitas nelayan lokal yang sangat memahami karakter ombak di Selat Sunda.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa upaya penyisiran tidak hanya berfokus pada titik koordinat terakhir saat kapal berkomunikasi, melainkan juga memperluas radius penyisiran hingga ke gugusan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

"Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada dan terus berkoordinasi lintas wilayah dengan Polda Banten serta pihak Basarnas. Fokus utama kami saat ini adalah menyisir lintasan laut dari Carita hingga perairan sekitar Gunung Anak Krakatau demi menemukan titik terang keberadaan kapal tersebut," ujar perwakilan pihak Kepolisian.

Tantangan Cuaca dan Hilangnya Akses Komunikasi

Menjangkau kawasan Gunung Anak Krakatau memang membutuhkan kewaspadaan ekstra. Selain tantangan gelombang laut yang sewaktu-waktu bisa meningkat, area di sekitar gunung api aktif tersebut kerap mengalami keterbatasan sinyal komunikasi yang cukup ekstrem. Hal ini disinyalir menjadi salah satu faktor utama yang membuat rombongan kapal sulit memberikan update posisi kepada pihak di darat.

Beberapa langkah taktis yang kini tengah dijalankan oleh tim SAR gabungan meliputi:

  • Penyisiran Jalur Laut Utama: Menyusuri rute penyeberangan standar yang biasa dilalui kapal dari Pantai Carita menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
  • Pelibatan Nelayan Lokal: Meminta bantuan kapal-kapal nelayan yang sedang melaut untuk segera melapor jika melihat perahu atau tanda-tanda keberadaan korban.
  • Pemantauan Wilayah Pesisir: Menyisir pulau-pulau terdekat yang mungkin menjadi tempat menyandar darurat apabila perahu mengalami masalah mesin.

Harapan dan Doa dari Insan Pers

Kabar hilangnya lima orang awak media saat menjalankan tugas jurnalistik ini tentu memicu kecemasan mendalam bagi keluarga serta komunitas pers nasional. Sejumlah organisasi jurnalis terus memantau perkembangan proses penyisiran secara berkala dan berharap seluruh awak perahu dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat walafiat.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus menerjang hambatan cuaca untuk melakukan pencarian di lokasi. Publik mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi spekulatif yang belum terverifikasi secara resmi demi menjaga ketenangan pihak keluarga yang sedang menanti kabar. Harapan besar tertuju pada kerja keras tim SAR dan Polda Lampung agar operasi pencarian ini membuahkan hasil positif dalam waktu dekat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS galih-pratama

Editor Teknologi. Mantan software engineer. Meliput AI, cloud, dan transformasi digital.

Comments (0)

User