Sep 18, 2026
Lampung

BPBD Lampung Minta Warga Pulau Sebesi Bantu Cari Jurnalis Hilang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung secara resmi mengajak dan mengimbau masyarakat di kawasan Pulau Sebesi, Kabupaten Lampung Selat

BPBD Lampung Minta Warga Pulau Sebesi Bantu Cari Jurnalis Hilang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung secara resmi mengajak dan mengimbau masyarakat di kawasan Pulau Sebesi, Kabupaten Lampung Selatan, untuk ikut berperan aktif memantau perairan sekitar menyusul adanya laporan seorang jurnalis yang hilang kontak. Keterlibatan warga lokal dinilai sangat krusial mengingat nelayan dan penduduk pulau memiliki pemahaman mendalam terkait karakteristik perairan serta pola arus laut di wilayah Selat Sunda.

Kabar mengenai hilangnya kontak jurnalis yang tengah melakukan tugas peliputan di sekitar kepulauan Lampung Selatan tersebut memicu kekhawatiran rekan sejawat dan keluarga. Tim penyelamat gabungan kini terus mengoptimalkan upaya penyisiran, sembari menggandeng simpul-simpul masyarakat pesisir guna mempercepat proses penemuan.

Kronologi dan Perkembangan Kejadian di Lapangan

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim operasi pencarian dan penyelamatan, berikut adalah urutan peristiwa hilangnya kontak dengan sang jurnalis:

  1. Rabu Pagi: Jurnalis dilaporkan berangkat menyeberang menuju gugusan kepulauan Selat Sunda untuk melakukan kegiatan investigasi dan reportase lapangan.
  2. Kamis Sore: Komunikasi terakhir sempat terjalin melalui sambungan ponsel saat perahu motor yang ditumpangi berada di perlintasan arah Pulau Sebesi sebelum sinyal akhirnya terputus total.
  3. Jumat Dini Hari: Pihak redaksi dan keluarga melapor ke posko SAR dan BPBD setempat setelah jurnalis tidak kunjung tiba di dermaga tujuan serta tidak dapat dihubungi selama lebih dari 24 jam.
  4. Jumat Pagi hingga Sekarang: Tim SAR gabungan menerjunkan armada patroli laut dan BPBD mengeluarkan imbauan resmi bagi masyarakat kepulauan untuk memantau perairan sekitar.
"Kami sangat berharap bantuan dari mata dan telinga para nelayan serta warga Pulau Sebesi. Jika melihat tanda-tanda kapal terombang-ambing, serpihan pelampung, atau keberadaan korban, segera laporkan ke posko terdekat," tegas perwakilan BPBD Lampung dalam keterangannya.

Kondisi Cuaca Selat Sunda dan Tantangan Evakuasi

Operasi pencarian ini menghadapi tantangan yang tidak mudah akibat dinamika cuaca maritim di kawasan Selat Sunda. Dalam beberapa hari terakhir, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya potensi gelombang tinggi berkisar antara 1,5 hingga 2,5 meter serta angin kencang yang dapat mengubah arah hanyut perahu dengan cepat.

Untuk memaksimalkan operasi penyisiran darurat, tim SAR mengerahkan berbagai strategi terpadu:

  • Penyisiran alur laut menggunakan kapal patroli milik Basarnas dan Polairud Polda Lampung.
  • Penyebaran pesan radio maritim kepada seluruh kapal niaga dan kapal nelayan yang melintasi Selat Sunda.
  • Penyiagaan posko darurat bencana di dermaga Canti dan pos pemantauan Pulau Sebesi guna menampung setiap laporan warga.

BPBD Lampung kembali mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan faktor keselamatan pribadi saat melakukan pelayaran atau pemantauan di laut lepas. Setiap informasi sekecil apa pun dari warga diharapkan dapat membuka titik terang mengenai keberadaan jurnalis tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User