Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Ketum TP PKK Ajak Pelajar Jaga Kesehatan Sejak Dini melalui Pola Hidup Bersih dan Cek Kesehatan Gratis

Jakarta, Beritaseputar.com – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, secara tegas mendorong para pelajar di seluruh Indonesia untuk meningkatk

Jul 08, 2026 - 05:25
0 1
Ketum TP PKK Ajak Pelajar Jaga Kesehatan Sejak Dini melalui Pola Hidup Bersih dan Cek Kesehatan Gratis

Jakarta, Beritaseputar.com – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, secara tegas mendorong para pelajar di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan sejak usia muda. Dorongan ini disampaikan agar generasi penerus bangsa dapat tumbuh menjadi individu yang kuat, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Menurut Tri, kebiasaan hidup sehat yang ditanamkan sejak dini merupakan investasi jangka panjang yang tidak ternilai harganya, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.

Dalam agenda Sosialisasi Masalah Tuberkulosis (TBC), Kesehatan Reproduksi Remaja, dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan di Lapangan Gedung Balai Biinmafo, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (25/6) lalu, Tri menekankan tiga pilar utama yang harus menjadi perhatian para pelajar. Ketiga pilar tersebut meliputi penerapan pola hidup sehat sehari-hari, pemahaman komprehensif mengenai kesehatan reproduksi, serta keaktifan dalam memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang telah disediakan pemerintah.

“Kesadaran menjaga kesehatan adalah bekal paling fundamental bagi generasi muda untuk dapat meraih masa depan yang lebih cerah. Kami menginginkan pelajar tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga cerdas secara fisik dan mental. Dengan memahami kesehatan reproduksi, mereka bisa melindungi diri dari berbagai risiko. Sementara itu, Cek Kesehatan Gratis adalah peluang emas yang harus dimanfaatkan untuk mendeteksi dini segala potensi penyakit, termasuk Tuberkulosis yang masih menjadi ancaman serius di Indonesia,” ujar Tri Tito Karnavian dalam sambutannya yang penuh antusias.

Tri menjelaskan bahwa masalah Tuberkulosis masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang membutuhkan partisipasi aktif dari berbagai kalangan, termasuk remaja. Penularan TBC yang dapat terjadi di lingkungan sekolah dan tempat tinggal menuntut kewaspadaan tinggi serta pemahaman akan gejala dan pencegahannya. Oleh karena itu, sosialisasi yang melibatkan unsur pendidikan dan keluarga ini dianggap sangat strategis untuk membentuk benteng pertahanan kesehatan sejak dari bangku sekolah.

Di sisi lain, edukasi kesehatan reproduksi remaja juga disorot sebagai aspek krusial yang seringkali masih dianggap tabu. Tri menegaskan bahwa remaja berhak mendapatkan informasi yang akurat dan bertanggung jawab agar mereka mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menjaga organ reproduksi. Hal ini bertujuan mencegah terjadinya pernikahan usia anak, kehamilan yang tidak direncanakan, serta penularan infeksi menular seksual yang dapat mengancam kualitas hidup generasi muda di NTT dan Indonesia secara umum.

Program Cek Kesehatan Gratis yang terus digaungkan pemerintah pun mendapat perhatian khusus. Media kami mencatat bahwa program ini menyediakan layanan skrining dasar yang dapat diakses oleh pelajar tanpa dipungut biaya. Mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga deteksi dini gejala TBC, semuanya dapat dilakukan dengan mudah. Tri berharap, ke depannya tidak ada lagi pelajar yang enggan memeriksakan diri hanya karena kendala biaya atau minimnya informasi. Kolaborasi antara TP PKK, sekolah, dan fasilitas kesehatan setempat diharapkan mampu menciptakan ekosistem pelajar yang sadar dan peduli akan kondisi tubuhnya masing-masing.

Kegiatan yang dipusatkan di wilayah perbatasan NTT ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa perhatian terhadap kesehatan pelajar tidak hanya terfokus di perkotaan. Dengan antusiasme ratusan pelajar yang hadir, laporan dari lapangan mengindikasikan bahwa pesan moral untuk hidup bersih dan rajin memeriksakan diri dapat terserap dengan baik. Diharapkan, melalui langkah kecil yang dimulai dari lingkungan pendidikan ini, Indonesia dapat mencetak sumber daya manusia unggul yang sehat jasmani dan rohani di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User