Kendala Berat Pemadaman Kebakaran di TPA Jatiwaringin, Damkar Ungkap Titik Sulit
Liputan tim Beritaseputar.com di Kabupaten Tangerang, Banten – Api yang melahap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin sudah berhasil dikendalikan meski proses pemadaman masih terus berlangsung
Liputan tim Beritaseputar.com di Kabupaten Tangerang, Banten – Api yang melahap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin sudah berhasil dikendalikan meski proses pemadaman masih terus berlangsung hingga Selasa malam. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tangerang mengungkapkan sejumlah faktor yang membuat upaya pemadaman berjalan alot.
Berdasarkan laporan yang dihimpun tim lapangan Beritaseputar.com, kebakaran pertama kali dilaporkan pada pukul 11.10 WIB. Hingga pukul 21.32 WIB, atau sekitar sembilan jam lebih sejak laporan masuk, kobaran api memang berangsur padam. Namun petugas masih terus menyisir titik-titik yang berpotensi kembali menyala.
“Untuk pemadaman masih berlangsung, intensitas api berangsur padam,” ujar petugas Dinas Damkar Kabupaten Tangerang saat dihubungi tim lapangan Beritaseputar.com, Selasa (30/6/2026), pukul 21.32 WIB.
Tumpukan Sampah dan Kandungan Gas Metana Jadi Kendala Utama
Tidak seperti gedung atau rumah, kebakaran di TPA memiliki karakteristik tersendiri. Tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin yang mencapai ketinggian puluhan meter membuat api mudah merambat di bawah permukaan. Petugas harus menghadapi api yang kerap tersembunyi di balik lapisan sampah yang tebal. Selain itu, gas metana yang dihasilkan dari pembusukan sampah menjadi bahan bakar alami yang kian memperparah situasi.
Kondisi tersebut diperberat dengan sulitnya akses alat berat dan kendaraan pemadam ke titik api yang terpencil. Petugas terpaksa menggunakan selang panjang dan mengandalkan pasokan air dari unit tangki yang dikerahkan secara bergantian. Hingga malam ini, setidaknya 10 unit mobil pemadam dan dua unit tangki penunjang dikerahkan untuk menjinakkan api di area seluas ratusan meter persegi.
Kronologi dan Penanganan
Informasi awal yang diterima Dinas Damkar berasal dari warga sekitar yang mencium bau asap tebal dan melihat kepulan asap dari kejauhan. Tim reaksi cepat langsung meluncur ke lokasi. Hanya berselang setengah jam, petugas sudah mulai melakukan pendinginan. Kerja keras tim tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mencegah api menjalar ke area pemukiman yang berjarak sekitar satu kilometer dari TPA.
Tim media kami mencatat, angin malam yang cukup kencang sempat membuat titik api kembali membesar di beberapa sektor. Oleh karena itu, pendekatan pemadaman dilakukan dengan metode sekat bakar parsial dan penyiraman kontinyu menggunakan foam. Petugas juga berkoordinasi dengan pengelola TPA untuk membuka jalur-jalur darurat.
Dampak Asap dan Imbauan Warga
Kepulan asap putih kehitaman masih teramati dari jalan raya menuju TPA. Pihak damkar mengimbau warga di sekitar Jatiwaringin agar tetap menggunakan masker, terutama anak-anak dan lansia. Belum ada laporan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman. Beritaseputar.com akan terus memantau perkembangan situasi hingga api dinyatakan benar-benar padam oleh otoritas setempat.
Comments (0)