Kejar Setoran Pajak, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai yang Kerjanya Lambat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran pegawai Direktorat Jenderal Pajak. Ia menyatakan akan merumahkan pegawai yang bekerja lambat sebagai bagian da
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran pegawai Direktorat Jenderal Pajak. Ia menyatakan akan merumahkan pegawai yang bekerja lambat sebagai bagian dari upaya keras mengejar target penerimaan negara. Pernyataan tersebut disampaikan langsung di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat saat ia memaparkan kondisi terkini penerimaan perpajakan nasional.
Purbaya mengungkapkan bahwa proyeksi penerimaan dari sektor pajak serta kepabeanan dan cukai diperkirakan tidak akan mencapai target yang telah ditetapkan hingga tahun 2026. Kondisi ini memaksanya untuk menerapkan strategi yang lebih agresif, termasuk pemanfaatan sistem administrasi perpajakan inti atau yang dikenal dengan nama Coretax. Sistem ini dianggap sebagai tulang punggung dalam optimalisasi penerimaan negara di masa mendatang.
"Coretax kita perbaiki lagi, sudah bagus tapi kan kemarin buat interface jadi lambat lagi. Kita betulin lagi,"
Purbaya mengakui bahwa hingga saat ini sistem Coretax masih menghadapi sejumlah kendala teknis. Salah satu masalah yang cukup krusial adalah antarmuka atau interface yang justru memperlambat proses administrasi. Pihaknya terus melakukan perbaikan secara berkala agar sistem tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata pada peningkatan setoran pajak.
Selain mengandalkan teknologi, Purbaya juga menegaskan akan memantau secara ketat kinerja setiap kantor pajak. Ia tidak akan mentoleransi kelambanan dalam proses pemungutan pajak. "Kita akan lihat satu per satu. Kalau ada yang lambat, ya sudah, kita rumahkan saja," ujarnya dengan nada serius. Langkah ini diambil agar seluruh pegawai memiliki pemahaman yang sama soal urgensi penerimaan negara yang sedang dalam tekanan.
Target penerimaan yang tidak tercapai hingga tiga tahun ke depan menjadi alarm bagi kementerian untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Purbaya menilai bahwa selain faktor eksternal seperti perlambatan ekonomi, kinerja internal juga harus dibenahi. Ia ingin memastikan bahwa setiap pegawai berusaha maksimal dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam mengoptimalkan potensi pajak yang selama ini belum tergarap sepenuhnya.
Dengan kombinasi perbaikan sistem Coretax dan peningkatan disiplin pegawai, Purbaya berharap penerimaan negara dapat terdongkrak. Ia juga meminta dukungan dari DPR untuk memastikan regulasi yang mendukung percepatan digitalisasi perpajakan dapat segera diimplementasikan. Komitmen ini, menurutnya, harus diiringi dengan kesadaran kolektif bahwa penerimaan pajak adalah nadi pembangunan nasional.
Laporan ini disampaikan oleh tim redaksi Beritaseputar.com, yang akan terus memantau perkembangan kebijakan Kementerian Keuangan dalam mengejar target penerimaan negara.
Comments (0)