Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Kasus Jual Beli Jabatan ASN Pemkab Bogor Naik Penyidikan

Bogor, Beritaseputar.com – Dugaan praktik jual beli jabatan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi memasuki babak baru. Satuan Reskrim Kepolisian Resor

Jul 07, 2026 - 23:37
0 0
Kasus Jual Beli Jabatan ASN Pemkab Bogor Naik Penyidikan

Bogor, Beritaseputar.com – Dugaan praktik jual beli jabatan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi memasuki babak baru. Satuan Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Bogor menaikkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan setelah menemukan indikasi kuat tindak pidana. Langkah ini diambil menyusul serangkaian pengumpulan data dan keterangan yang dilakukan penyidik dalam beberapa pekan terakhir.

Gelar Perkara Jadi Titik Terang

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, pada Sabtu (27/6/2026) di Mapolres Bogor. Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritaseputar.com, peningkatan status hukum ini merupakan hasil gelar perkara yang digelar secara internal pada akhir pekan lalu. Dalam gelar perkara itu, seluruh alat bukti yang telah dikantongi penyidik dikaji untuk menilai cukup tidaknya unsur pidana terpenuhi.

AKP Anggi Eko Prasetyo menegaskan, proses yang dilakukan sudah sesuai prosedur dan tidak ada tekanan dari pihak manapun.

“Setelah dilakukan serangkaian tindakan penyelidikan oleh tim kami, update atau perkembangan terkini setelah dilaksanakan gelar perkara atas hasil penyelidikan oleh tim kami, maka didapati adanya dugaan tindak pidana,” tutur AKP Anggi kepada awak media.

Pernyataan itu sekaligus membantah spekulasi bahwa kasus tersebut akan dihentikan karena minim bukti. Justru sebaliknya, hasil gelar perkara menunjukkan adanya transaksi terlarang yang melibatkan sejumlah oknum pejabat di jajaran Pemkab Bogor.

Penyidik Mulai Periksa Saksi Kunci

Pasca penetapan status penyidikan, tim penyidik langsung bergerak mengumpulkan barang bukti tambahan dan memanggil saksi-saksi yang dinilai mengetahui langsung praktik transaksional tersebut. Sumber di internal kepolisian menyebutkan, beberapa di antaranya adalah ASN yang sedang menempati jabatan strategis di sejumlah dinas dan badan. Mereka diduga kuat mendapat posisi setelah menyerahkan sejumlah uang kepada pihak tertentu.

Belum ada rincian resmi soal besaran dana yang mengalir dalam dugaan jual beli jabatan ini. Namun, informasi awal yang diterima Beritaseputar.com menyebut angka transaksi mencapai ratusan juta rupiah per jabatan, tergantung pada tingkat eselon dan nilai proyek yang melekat pada posisi tersebut. Penyidik masih mendalami aliran dana itu melalui penelusuran rekening dan dokumen pengangkatan jabatan.

Komitmen Bersih-Bersih Birokrasi

Kenaikan status perkara ini menjadi sinyal serius bagi upaya pemberantasan korupsi birokrasi di Kabupaten Bogor. Sebelumnya, Kapolres Bogor menegaskan akan menindak tegas segala bentuk penyimpangan yang mencederai marwah pemerintahan. Dukungan juga datang dari pimpinan daerah, meskipun hingga berita ini ditulis, Pemkab Bogor belum mengeluarkan pernyataan resmi atas perkembangan terkini.

Masyarakat luas kini menantikan penetapan tersangka sebagai langkah konkret berikutnya. Harapan agar kasus ini tidak berhenti di tengah jalan begitu besar, mengingat praktik jual beli jabatan telah lama menjadi rahasia umum yang merusak sistem merit ASN. Geliat penyidikan yang semakin serius dari Polres Bogor diyakini akan membuka borok birokrasi yang selama ini tersembunyi di balik meja rapat dan ruang pimpinan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User