Oct 10, 2026
Hukum

Karya Seni Dali Senilai Jutaan Euro Dicuri dari Museum Prancis

Dunia seni kembali diguncang kabar buruk. Sebuah karya seni bernilai jutaan euro yang menampilkan sampul perunggu raksasa rancangan maestro surealis Salvad

Karya Seni Dali Senilai Jutaan Euro Dicuri dari Museum Prancis

Dunia seni kembali diguncang kabar buruk. Sebuah karya seni bernilai jutaan euro yang menampilkan sampul perunggu raksasa rancangan maestro surealis Salvador Dali dilaporkan hilang dicuri dari sebuah museum di Prancis tengah. Pencurian ini menjadi yang terbaru dalam rentetan aksi pembobolan bernilai tinggi yang menyasar institusi budaya di Negeri Mode tersebut.

Menurut laporan yang beredar, para pelaku beraksi pada malam hingga Senin dini hari di Centre of Contemporary Art yang berlokasi di Issoire, sebuah kota kecil di wilayah Auvergne. Kejadian ini langsung memicu investigasi kriminal oleh pihak berwenang setempat yang menyebut karya tersebut sebagai benda "luar biasa dan unik" serta memiliki "nilai yang sangat tinggi".

Karya Monumental Berbobot 210 Kilogram

Karya yang dicuri bukanlah lukisan biasa. Benda seni tersebut adalah 'Livre de l'Apocalypse' (Kitab Wahyu) karya Joseph Foret, sebuah volume monumental dengan berat mencapai 210 kilogram. Karya ini diproduksi antara tahun 1958 hingga 1961 dan melibatkan sejumlah tokoh terkemuka dalam dunia seni serta sastra abad ke-20.

Selain Dali, sejumlah nama besar ikut berkontribusi dalam proyek ambisius ini, termasuk Jean Cocteau, Bernard Buffet, dan Jean Giono. Nilai historis dan artistiknya membuat karya ini dianggap sebagai salah satu objek koleksi paling berharga di institusi tersebut.

Yang membuat pencurian ini semakin mengejutkan adalah bobot karya itu sendiri. Bagian sampul perunggu yang dirancang Dali memiliki berat sekitar 150 kilogram. Artinya, para pelaku membutuhkan perencanaan matang, peralatan khusus, dan tenaga ekstra untuk bisa mengangkut benda sebesar dan seberat itu dari dalam museum tanpa terdeteksi.

Rentetan Pencurian Museum di Prancis

Insiden di Issoire ini bukan kasus pertama yang menimpa museum-museum Prancis dalam beberapa waktu terakhir. Negeri itu tengah menghadapi gelombang pencurian karya seni yang memprihatinkan, mulai dari perhiasan bersejarah hingga artefak bernilai tinggi.

Sebelumnya, Museum Louvre yang terkenal di dunia juga sempat menjadi sasaran aksi pencurian yang menghebohkan. Sejumlah museum lain di berbagai kota di Prancis dilaporkan mengalami nasib serupa, meski telah mendapat perhatian keamanan khusus pasca-insiden besar tersebut.

  • Issoire menjadi lokasi terbaru pencurian karya seni bernilai tinggi di Prancis.
  • Karya yang hilang adalah 'Livre de l'Apocalypse' berbobot 210 kg dengan sampul perunggu rancangan Dali.
  • Penyelidikan kriminal telah dibuka oleh otoritas setempat.
  • Kasus ini menambah daftar panjang pencurian museum di Prancis dalam beberapa bulan terakhir.

Kekhawatiran soal Keamanan Museum

Para pengamat budaya menilai rangkaian insiden ini menunjukkan adanya celah serius dalam sistem keamanan museum-museum di Prancis. Meskipun banyak institusi telah meningkatkan pengawasan, para pelaku tampaknya terus menemukan cara untuk menembus pertahanan tersebut.

"Ini adalah pukulan berat bagi warisan budaya kami. Karya seperti ini tidak ternilai harganya dan tidak bisa digantikan begitu saja."

— Seorang pejabat budaya setempat yang enggan disebutkan namanya

Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai identitas para pelaku maupun kemungkinan motif di balik pencurian tersebut. Pihak berwenang masih menyelidiki apakah karya itu dicuri untuk dijual kembali di pasar gelap, dipesan oleh kolektor tertentu, atau bahkan untuk tujuan lain.

Masyarakat seni internasional pun menantikan perkembangan kasus ini. Banyak yang berharap karya bersejarah tersebut dapat segera ditemukan dan dikembalikan ke tempat yang semestinya, sebelum hilang selamanya dari tangan publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS galih-pratama

Editor Teknologi. Mantan software engineer. Meliput AI, cloud, dan transformasi digital.

Comments (0)

User