Washington, Beritaseputar.com — Kabar besar datang dari dunia hoki es profesional. Kapten Washington Capitals sekaligus legenda hidup NHL, Alexander Ovechkin, resmi mengumumkan bahwa musim ini akan menjadi musim terakhirnya di kompetisi hoki es paling bergengsi di dunia tersebut. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh pria berusia 41 tahun itu kepada rekan-rekan setimnya di ruang ganti, melalui sebuah video yang kemudian dibagikan luas di media sosial pada Senin lalu.
Dalam klip singkat tersebut, Ovechkin tampak berdiri di tengah ruang ganti bersama para pemain Capitals. Suasana haru menyelimuti momen itu. Dengan nada tenang namun penuh emosi, ia mengaku sedih harus menyampaikan kabar tersebut. Namun di saat yang sama, ia ingin mengajak seluruh rekan setimnya untuk menikmati setiap detik musim terakhirnya bersama-sama.
"Saya sedih harus memberi tahu kalian semua bahwa saya akan segera pergi," ujar Ovechkin dalam video tersebut. "Mari kita bersenang-senang, nikmati setiap momen, dan lakukan hal-hal istimewa tahun ini."
Pemegang Rekor Gol Sepanjang Masa NHL
Nama Ovechkin sudah lama diukir dalam sejarah NHL. Ia memegang rekor gol terbanyak sepanjang masa di musim reguler, sebuah pencapaian monumentalnya yang ia raih pada tahun lalu. Rekor itu membuatnya melewati banyak legenda hoki es dunia dan mengukuhkannya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah ada. Pria kelahiran Moskow, Rusia, ini telah membela Washington Capitals sejak awal kariernya di NHL dan menjadi ikon klub tersebut selama hampir dua dekade.
- Rekor gol sepanjang masa NHL musim reguler dipegang Ovechkin sejak tahun lalu.
- Usia 41 tahun saat mengumumkan pensiun, tetap menjadi kapten Capitals.
- Loyalitas luar biasa dengan membela satu klub saja sepanjang karier NHL-nya.
- Pengumuman emosional disampaikan langsung di ruang ganti kepada rekan setim.
Kontroversi di Luar Es Hoki
Meski dianggap legenda di atas es, perjalanan Ovechkin tidak lepas dari kontroversi di luar lapangan. Ia dikenal sebagai pendukung terbuka negara asalnya, Rusia. Sikapnya itu menuai berbagai reaksi keras di tingkat internasional. Setelah memecahkan rekor gol sepanjang masa NHL tahun lalu, namanya bahkan sempat dimasukkan ke dalam daftar semi-resmi "kill list" yang dibuat oleh Ukraina, yang menyebut dirinya sebagai musuh negara. Selain itu, ia juga sempat menghadapi sanksi dari berbagai pihak terkait posisi politiknya.
Terlepas dari kontroversi tersebut, keputusan Ovechkin untuk pensiun menandai berakhirnya sebuah era dalam dunia hoki es modern. Penggemar di seluruh dunia kini menantikan bagaimana ia menutup kariernya di musim terakhir ini, sekaligus mengenang warisan besar yang telah ia tinggalkan bagi olahraga hoki es internasional dan khususnya bagi klub Washington Capitals yang telah lama ia bela.
Comments (0)