Oct 10, 2026
Hukum

Truk di Tol Bakauheni Dipasangi Stiker Reflektif Cegah Tabrak Belakang

Beritaseputar.com — Kendaraan truk yang melintas di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar kini menjadi sasaran pemasangan stiker reflektif dalam rangkaian ope

Truk di Tol Bakauheni Dipasangi Stiker Reflektif Cegah Tabrak Belakang

Beritaseputar.com — Kendaraan truk yang melintas di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar kini menjadi sasaran pemasangan stiker reflektif dalam rangkaian operasi keselamatan yang digelar sejak 7 Oktober 2026. Langkah ini diambil untuk membantu pengemudi lain mengenali keberadaan kendaraan besar di depannya, terutama saat kondisi jalan minim cahaya yang rentan memicu kecelakaan dari belakang.

Pemasangan stiker dilakukan di Rest Area KM 87 B, sebuah titik yang dinilai strategis karena menjadi lokasi peristirahatan favorit para pengemudi truk antarkota. Selain meningkatkan visibilitas kendaraan berat, kegiatan tersebut juga menyasar pengemudi yang berpotensi mengalami kelelahan hingga microsleep atau tidur singkat saat berkendara.

Operasi Digelar Dini Hari di Rest Area KM 87 B

Operasi yang berlangsung pukul 02.00 hingga 04.00 WIB itu melibatkan sejumlah pihak. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, berikut rangkaian pelaksanaannya:

  1. Tim Lalu Lintas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar melakukan penyisiran kendaraan truk yang berhenti di rest area.
  2. Sat PJR Polda Lampung Induk 2 bersama personel TNI AL Lanal Lampung yang bertugas di bawah kendali operasi (BKO) ikut serta dalam pengamanan dan pendataan.
  3. Setiap truk yang terjaring diberi stiker reflektif pada bagian belakang dan samping kendaraan.
  4. Pengemudi yang menunjukkan gejala lelah diminta beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Pemilihan jam dini hari bukan tanpa alasan. Pada rentang waktu tersebut, jam biologis manusia berada di titik terendah sehingga risiko mengantuk dan microsleep meningkat drastis. Kondisi ini diperparah oleh minimnya pencahayaan di sebagian ruas tol serta jarak pandang pengemudi yang terbatas.

Stiker Reflektif Dinilai Efektif Tekan Risiko Tabrak Belakang

Manajer Operasi PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB), Agustinus Leonardo, menegaskan bahwa pemasangan stiker reflektif merupakan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kecelakaan, khususnya tabrak belakang.

"Stiker reflektif ini membantu pengemudi di belakang melihat keberadaan truk lebih cepat, terutama saat malam atau cuaca buruk. Dengan begitu, waktu reaksi untuk mengerem jadi lebih panjang," ujar Agustinus.

Menurutnya, truk merupakan kendaraan dengan dimensi besar dan bobot berat sehingga membutuhkan jarak pengereman lebih panjang. Ketika kendaraan di belakang tidak menyadari keberadaannya, risiko tabrak belakang pun melonjak tajam.

Rincian Operasi Simpatik Microsleep

Aspek Keterangan
Periode operasi Mulai 7 Oktober 2026
Waktu pelaksanaan 02.00 – 04.00 WIB
Lokasi utama Rest Area KM 87 B, Tol Bakauheni–Terbanggi Besar
Sasaran Kendaraan truk dan pengemudi berpotensi lelah
Personel terlibat Tim Lalu Lintas Tol BTB, Sat PJR Polda Lampung Induk 2, TNI AL Lanal Lampung (BKO)
Tujuan Menekan angka tabrak belakang dan kecelakaan akibat microsleep

Microsleep, Ancaman Senyap di Jalan Tol

Microsleep adalah kondisi hilangnya kesadaran secara singkat yang berlangsung hanya beberapa detik, namun sering tidak disadari oleh pengemudi. Dalam kecepatan tinggi di jalan tol, tiga detik saja kehilangan konsentrasi bisa berarti kendaraan melaju puluhan meter tanpa kendali.

  • Pemicu utama: kurang tidur, perjalanan jauh tanpa jeda, dan jam biologis tubuh.
  • Gejala awal: mata perih, sering menguap, jalan mulai tidak fokus, dan kehilangan memori singkat soal perjalanan.
  • Solusi: berhenti setiap dua jam atau saat mulai lelah, mengonsumsi kafein secukupnya, dan tidur singkat 15–20 menit di rest area.

Langkah edukasi semacam ini dinilai sejumlah pengamat transportasi sebagai pendekatan yang lebih manusiawi dibandingkan penindakan semata. "Pencegahan lewat edukasi dan perlengkapan keselamatan seperti stiker reflektif jauh lebih efektif dalam jangka panjang dibanding hanya tilang," kata seorang pengamat keselamatan jalan.

Dengan adanya operasi ini, PT BTB bersama aparat berharap angka kecelakaan di ruas tol lintas Sumatra dapat ditekan. Pengemudi truk pun diimbau untuk tidak memaksakan diri berkendara saat tubuh sudah memberi sinyal lelah, karena keselamatan bukan hanya soal kecepatan sampai tujuan, tetapi juga soal tiba dengan selamat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS andika-rivaldi

Reporter Fintech. Meliput payment gateway, bank digital, dan inklusi keuangan.

Comments (0)

User