PRINGSEWU — Wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung, dilanda rentetan musibah kebakaran dalam waktu yang hampir bersamaan. Tercatat sedikitnya enam kejadian kebakaran di enam lokasi berbeda dalam kurun satu hari, tepatnya pada Jumat, 9 Oktober 2026. Meski peristiwa ini terjadi secara berturut-turut dan sempat membuat petugas kewalahan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam rangkaian insiden tersebut.
Kabar ini tentu mengejutkan warga setempat. Pasalnya, enam lokasi yang terbakar tersebar di beberapa titik, mulai dari permukiman padat penduduk, area pertokoan, hingga kawasan usaha kuliner. Petugas pemadam kebakaran pun harus bergerak cepat, berpindah dari satu titik ke titik lainnya sepanjang hari.
Kronologi Rentetan Kebakaran Sejak Dini Hari
Rentetan peristiwa ini dimulai sekitar pukul 04.45 WIB. Petugas Damkar Pringsewu menerima laporan pertama mengenai kebakaran sebuah rumah milik warga bernama Nur, yang berlokasi di Jalan Kesehatan, Pringsewu Selatan. Mendapat laporan tersebut, tim langsung meluncur ke lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran.
"Mendapat laporan, anggota kami langsung menuju lokasi," terang Plt. Kepala BPBD dan Pemadam Kebakaran Pringsewu, Arif Nugroho.
Tak berapa lama setelah petugas kembali ke posko, laporan kedua masuk. Kali ini kebakaran menimpa sebuah toko variasi milik Arif Wibowo di Gadingrejo, yang posisinya tak jauh dari terminal setempat. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.
Siang Hari, Tiga Titik Kembali Terbakar
Memasuki siang hari, situasi belum juga mereda. Sekitar pukul 11.15 WIB, petugas kembali menerima laporan kebakaran yang menimpa Cafe Semesta di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu. Hampir bersamaan, muncul pula laporan mengenai kebakaran toko buah di wilayah Pringsewu Barat. Petugas dari posko Pringsewu bergerak cepat ke lokasi sesaat setelah laporan diterima.
Rentetan musibah itu kemudian ditutup dengan laporan kebakaran sebuah gudang di wilayah Krisnom. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari masing-masing kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, cuaca panas dan potensi korsleting listrik disebut-sebut menjadi faktor yang tengah ditelusuri.
Berikut poin-poin penting dari peristiwa enam kebakaran di Pringsewu:
- Enam lokasi berbeda terbakar dalam satu hari pada Jumat, 9 Oktober 2026.
- Objek yang terdampak meliputi rumah warga, toko variasi, kafe, toko buah, dan gudang.
- Tidak ada korban jiwa dalam seluruh rangkaian insiden.
- Dua unit mobil Damkar dikerahkan pada penanganan kebakaran pertama.
- Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan petugas.
Meski jumlah kejadian tergolong luar biasa, Arif Nugroho memastikan seluruh personel bergerak sigap dan situasi tetap terkendali. Ia juga mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dari penggunaan listrik dan kompor yang tidak diawasi.
"Kami mengimbau masyarakat selalu memeriksa instalasi listrik dan tidak meninggalkan sumber api dalam keadaan menyala," pesan Arif.
Bagi warga Pringsewu, rentetan kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musibah kebakaran. Selain memastikan alat pemadam api ringan tersedia di rumah, warga juga diharapkan segera menghubungi layanan Damkar jika melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
Hingga saat ini, tim BPBD dan Damkar Pringsewu masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari setiap insiden. Warga diminta tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Comments (0)