Irjen Pol. Hadi Sudirman: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Utara

Irjen Pol. Hadi Sudirman: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Utara

Jul 12, 2026 - 11:11
Updated: 2 hours ago
0 0
Irjen Pol. Hadi Sudirman: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Utara

Lelaki itu masih menyempatkan diri mencomot sepotong tahu goreng dari piring yang tersaji di meja kayu sederhana. Sore itu, awal Oktober 2025, ia baru saja tiba di Desa Long Alango, Krayan. Warga menyambutnya dengan tarian adat, tapi yang paling membuatnya terpaku adalah tatapan anak-anak yang berkumpul di balai desa. "Kenapa belum sekolah?" tanyanya pelan kepada seorang ibu. Perempuan itu hanya menggeleng. Sejak hari itu, anak-anak di perbatasan Kalimantan Utara punya nama besar yang akan selalu mereka ingat: Irjen Pol. Hadi Sudirman.

Profil Singkat

Inspektur Jenderal Polisi Hadi Sudirman bukanlah sosok yang asing di korps Bhayangkara. Lahir di Jakarta pada 15 Juli 1970, ia menapaki jalan panjang menjadi perwira tinggi Polri dengan jejak yang konsisten di bidang intelijen dan keamanan. Pendidikan formalnya dimulai dari Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1992. Selepas itu, ia mengikuti berbagai pendidikan lanjutan, termasuk PTIK, Sespimti, dan Lemhannas, membentuknya menjadi perwira dengan wawasan strategis yang tajam.

Sebelum menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara, Hadi Sudirman dikenal sebagai perwira yang menghabiskan sebagian besar kariernya di ranah intelijen. Ia pernah menjadi Kepala Baintelkam di Polda Metro Jaya, sebuah posisi yang menuntut kepekaan tinggi terhadap situasi sosial-politik Ibu Kota. Namun, ada satu hal yang jarang diketahui publik: ia adalah perwira yang gemar membaca puisi Chairil Anwar dan selalu membawa buku catatan kecil di saku seragamnya. Di buku itu, ia menulis catatan-catatan personal tentang warga yang ditemuinya di lapangan.

Karier dan Riwayat Jabatan

Karier Hadi Sudirman menunjukkan betapa ia adalah perwira yang matang secara birokrasi dan operasional. Berikut sejumlah posisi penting yang pernah diembannya:

  • Kapolres Metro Jakarta Selatan (2013-2015)
  • Analis Kebijakan Madya Bidang Intelijen Baintelkam Polri (2017-2019)
  • Kepala Baintelkam Polda Metro Jaya (2019-2020)
  • Dirtipidter Bareskrim Polri (2022-2023)
  • Wakapolda Sulawesi Selatan (2023-2024)
  • Kapolda Kalimantan Utara (dilantik 6 September 2024)

Pelantikannya sebagai Kapolda Kalimantan Utara menggantikan Irjen Pol. Daniel Adityajaya menandai babak baru bagi Polda termuda di Indonesia ini. Usia Polda Kaltara yang belum genap satu dekade justru menjadi tantangan tersendiri. Hadi datang dengan satu prinsip yang ia ulang dalam setiap apel pagi: "Polisi adalah cermin negara. Kalau negara ingin dihormati, polisi harus terlebih dahulu hadir sebagai pengayom."

Kinerja dan Program Unggulan

Ketika banyak Kapolda berlomba memamerkan angka penurunan kriminalitas, Hadi Sudirman memilih jalur yang berbeda. Ia menjadikan program "Polisi Masuk Desa Tapal Batas" sebagai nafas utama kepemimpinannya. Program ini tidak hanya menempatkan personel Bhabinkamtibmas di desa-desa, tetapi juga mewajibkan perwira menengah untuk melakukan residensi singkat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Pada pertengahan 2025, program ini membuahkan hasil yang mengejutkan. Tim patroli perbatasan Polda Kaltara berhasil menggagalkan penyelundupan 45 kilogram sabu-sabu di jalur tikus Sebatik. Yang lebih menarik, penangkapan ini bermula dari laporan seorang kepala suku yang sebelumnya curiga terhadap kepolisian. "Bapak Kapolda datang sendiri ke rumah saya, minum kopi, tanya kabar anak-anak. Mana mungkin saya tidak percaya?" ujar Kepala Suku Besar Dayak Agabag, Yohanes Lembang, dalam wawancara yang direkam oleh satu stasiun televisi nasional.

Kinerja lain yang patut dicatat adalah penyelesaian konflik agraria antara perusahaan sawit dan masyarakat adat di Bulungan. Alih-alih mengedepankan pendekatan represif, Hadi memilih duduk di tengah-tengah, memfasilitasi dialog yang akhirnya menghasilkan kesepakatan damai pada Februari 2025. Di internal Polri, ia juga merombak sistem pengawasan dengan membentuk Tim Pemeriksa Kinerja Anggota yang bekerja tanpa pandang bulu.

Tantangan dan Harapan

Memimpin wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga bukanlah perkara mudah. Luasnya wilayah dengan infrastruktur yang belum memadai membuat kehadiran polisi seringkali terkendala jarak. Di wilayah Krayan, satu-satunya akses adalah jalur udara dengan biaya selangit. Namun di situlah Hadi justru menemukan makna. Dalam satu catatan kecilnya yang sempat dikutip ajudannya di hadapan awak media, ia menulis: "Di mana negara sulit berdiri, di situ polisi harus lebih dulu berlutut."

Harapan ke depan, Kapolda Hadi Sudirman ingin menjadikan Kalimantan Utara sebagai contoh provinsi dengan polisi yang benar-benar hadir sebagai bagian dari masyarakat. "Saya tidak ingin polisi hanya muncul ketika ada masalah. Saya ingin mereka hadir saat panen, saat anak-anak belajar, saat warga berdoa," ujarnya suatu kali dalam pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama Kaltara.

Hingga kini, sore-sore di Tarakan masih sering menyaksikan satu sosok duduk di warung kopi sederhana dekat pelabuhan, mendengarkan cerita nelayan tentang harga ikan dan angin musim. Jika Anda berpapasan dengannya, jangan sungkan menyapa. Itu hanya seorang Jenderal yang ingin terus diingat sebagai tetangga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User