Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Kantin Karyawan di Mall Kota Kasablanka Jadi Surga Kuliner Tersembunyi

Menikmati hidangan lezat di pusat perbelanjaan mewah seperti Mall Kota Kasablanka kini tak lagi harus merogoh kocek dalam. Sebuah area kuliner yang dikenal sebagai Beranda UMKM Nusantara hadir sebaga

Jul 08, 2026 - 08:51
0 0
Kantin Karyawan di Mall Kota Kasablanka Jadi Surga Kuliner Tersembunyi

Menikmati hidangan lezat di pusat perbelanjaan mewah seperti Mall Kota Kasablanka kini tak lagi harus merogoh kocek dalam. Sebuah area kuliner yang dikenal sebagai Beranda UMKM Nusantara hadir sebagai oase bagi para pencinta makanan otentik dengan harga bersahabat, khususnya bagi para pekerja dan karyawan yang sehari-hari beraktivitas di kawasan tersebut.

Berlokasi strategis di Lantai Lower Ground (LG) dan masih menjadi satu kesatuan dengan bangunan utama mal, kantin karyawan ini menawarkan atmosfer yang berbeda dari deretan restoran premium yang memadati pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan itu. Jika biasanya pengunjung mengasosiasikan Mall Kota Kasablanka dengan tenant-tenant ternama dan gerai makanan berkelas, kini ada alternatif destinasi kuliner yang tak kalah menggugah selera namun jauh lebih ramah di kantong.

Nasi Kuning Komplet yang Selalu Dirindukan

Salah satu menu primadona yang menjadi langganan para karyawan adalah seporsi nasi kuning komplet. Berbeda dengan nasi kuning pada umumnya, racikan di kantin ini menyajikan perpaduan sempurna antara nasi kuning gurih yang dimasak dengan santan asli, dilengkapi dengan ayam goreng rempah, telur balado, kering tempe, dan taburan bawang goreng yang melimpah.

Porsinya yang mengenyangkan menjadi alasan utama mengapa menu ini selalu ludes sebelum jam makan siang berakhir. Tak sedikit karyawan yang rela datang lebih awal demi mengamankan seporsi nasi kuning favorit mereka. Harganya yang dibanderol mulai dari Rp 25.000-an membuat hidangan ini menjadi pilihan utama untuk makan siang yang memuaskan tanpa perlu khawatir soal anggaran.

"Nasi kuningnya benar-benar juara. Rasa rempahnya terasa sampai ke tulang ayam. Setiap hari Selasa dan Kamis saya pasti pesan ini," ujar Anita, salah satu karyawan tenant yang rutin makan di area tersebut.

Es Podeng Segar yang Melegenda

Setelah menikmati hidangan berat, perjalanan kuliner di Beranda UMKM Nusantara rasanya belum lengkap tanpa mencicipi es podeng legendaris yang sudah menjadi maskot dari kantin karyawan ini. Minuman es khas Betawi ini menyajikan sensasi segar dari perpaduan tape singkong, pacar cina, alpukat, kolang-kaling, roti tawar, dan siraman susu kental manis serta sirup merah yang menggoda.

Satu mangkuk es podeng di sini dihargai sekitar Rp 15.000-an, dengan topping yang melimpah dan tak pelit. Racikan es serut yang halus berpadu dengan legitnya tape dan gurihnya alpukat menciptakan harmoni rasa yang sulit dilupakan. Minuman ini menjadi pelepas dahaga favorit, terutama saat siang hari yang terik di tengah hiruk pikuk mal.

Selain nasi kuning dan es podeng, Beranda UMKM Nusantara juga menawarkan beragam pilihan menu lain yang tak kalah menggoda. Mulai dari soto ayam Lamongan dengan kuah bening segar, pecel lele dengan sambal pedas menggigit, hingga aneka gorengan yang selalu hangat dan renyah. Semua disajikan dalam konsep kantin sederhana namun bersih dan tertata rapi, menciptakan pengalaman bersantap yang otentik layaknya menikmati masakan rumahan.

Area tempat duduk yang cukup luas dan nyaman membuat pengunjung bisa menikmati makanan dengan leluasa. Meskipun diperuntukkan bagi karyawan, area ini terbuka untuk umum sehingga siapa pun bisa menikmati kelezatan menu-menu yang ditawarkan. Kehadiran Beranda UMKM Nusantara ini menjadi bukti bahwa di balik gemerlapnya pusat perbelanjaan modern, kenikmatan kuliner tradisional dengan harga terjangkau tetap menemukan tempatnya. Informasi ini merupakan hasil liputan langsung dari tim Beritaseputar.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
galih-pratama

Editor Gaya Hidup. Editor tren, komunitas, dan gaya hidup.

Comments (0)

User