Jonggol — KukuBima Sido Muncul dan Yayasan TOP Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

Rumah Sakit Permata Jonggol, Kabupaten Bogor, menjadi saksi langkah nyata kepedulian korporasi dan lembaga sosial terhadap anak-anak dengan kelainan bawaan

Jul 12, 2026 - 00:56
0 0
Jonggol — KukuBima Sido Muncul dan Yayasan TOP Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

Rumah Sakit Permata Jonggol, Kabupaten Bogor, menjadi saksi langkah nyata kepedulian korporasi dan lembaga sosial terhadap anak-anak dengan kelainan bawaan. Pada Jumat (22/5/2026), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melalui produk andalannya, KukuBima, berkolaborasi dengan Yayasan Tangan Orang Peduli (TOP) menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit secara cuma-cuma. Kegiatan ini menargetkan 15 pasien anak dari keluarga pra-sejahtera di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Direktur RS Permata Jonggol, dr. Andini Pratiwi, Sp.B, menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk nyata sinergi lintas sektor. “Operasi bibir sumbing tidak hanya memulihkan fungsi fisik, tetapi juga mengembalikan rasa percaya diri anak. Kami bersyukur KukuBima dan Yayasan TOP hadir merangkul mereka yang membutuhkan,” ujarnya di sela seremoni.

Pendaftaran dan Skrining Awal

  1. 22 April – 10 Mei 2026: Tim Yayasan TOP membuka pendaftaran daring serta melalui posko kesehatan desa. Sebanyak 23 anak mendaftar, namun setelah melalui pemeriksaan hemoglobin, status gizi, dan evaluasi kelayakan anestesi, tim medis memastikan 15 pasien siap menjalani operasi.
  2. 15 Mei 2026: Pasien dan orang tua diundang ke RS Permata Jonggol untuk skrining akhir yang melibatkan dokter bedah plastik, dokter anestesi, serta spesialis anak. Pemeriksaan ini juga berfungsi sebagai edukasi pascaoperasi agar keluarga memahami proses penyembuhan.
  3. 21 Mei 2026: Pasien dirawat inap lebih awal untuk observasi kondisi praoperasi. Seluruh biaya rawat inap, obat-obatan, hingga konsumsi ditanggung oleh dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Sido Muncul dan donasi publik yang dihimpun Yayasan TOP.

Seremoni Simbolis dan Penyerahan Bantuan

Seremoni dimulai pukul 08.30 WIB di aula lantai dua RS Permata Jonggol. Hadir dalam acara tersebut Manajer CSR Sido Muncul, Bapak Hendra Kusuma, Ketua Yayasan TOP, Ibu Sari Dewanti, serta jajaran direksi rumah sakit. Hendra Kusuma secara simbolis menyerahkan dana operasional senilai Rp150.000.000 yang mencakup biaya operasi, perawatan pascaoperasi, dan paket nutrisi pemulihan selama satu bulan.

  1. Pukul 08.35 WIB: Direktur RS Permata Jonggol membuka acara dengan laporan situasi pasien. dr. Andini mengungkapkan, antrean operasi bibir sumbing di Kabupaten Bogor masih panjang, terutama dari keluarga yang terkendala biaya administrasi BPJS Kesehatan.
  2. Pukul 08.50 WIB: Manajer CSR Sido Muncul menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung program kesehatan masyarakat. “KukuBima tidak hanya sekadar brand, kami adalah bagian dari keluarga Indonesia yang akan selalu hadir di momen-momen penting,” katanya sambil menyebut produk KukuBima Ginseng menjadi motor pendanaan CSR.
  3. Pukul 09.15 WIB: Penyerahan cek simbolis, dilanjutkan dengan foto bersama pasien dan tim medis. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh rohaniwan rumah sakit.

Proses Operasi dan Pelayanan Medis

Seusai seremoni, sebanyak 5 pasien pertama langsung dibawa ke ruang operasi. Tim bedah plastik yang dipimpin oleh dr. Bima Aditya, Sp.BP-RE, mengerjakan operasi secara bergantian di dua kamar operasi. Setiap prosedur bibir sumbing memakan waktu 45–90 menit tergantung tingkat keparahan, sementara operasi langit-langit bisa mencapai 120 menit.

  1. Pukul 09.30 WIB: Operasi pertama dimulai terhadap pasien balita perempuan berusia 10 bulan dengan bibir sumbing unilateral. Tim menggunakan teknik Millard rotation-advancement untuk memperbaiki struktur bibir tanpa meninggalkan bekas luka berlebihan.
  2. Pukul 11.00 WIB – 15.00 WIB: Operasi berlanjut untuk pasien ke-2 hingga ke-5. Sembari menunggu, keluarga pasien mendapatkan pendampingan psikososial dari relawan Yayasan TOP. Relawan juga menyediakan pojok bermain bagi anak yang sudah selesai operasi dan menjalani pemulihan awal.
  3. Sabtu, 23 Mei 2026: Operasi untuk 10 pasien tersisa dijadwalkan berjalan paralel. Seluruh pasien diwajibkan kontrol satu minggu kemudian, serta kontrol bulanan selama tiga bulan untuk memantau penyembuhan dan evaluasi bicara.

Testimoni Penerima Manfaat

Salah satu orang tua, Siti Aminah (32), warga Kecamatan Sukamakmur, mengaku sejak anak keduanya lahir dengan bibir sumbing, ia kerap khawatir tentang masa depan sang buah hati. “Dulu saya takut anak saya nanti susah bicara dan diejek temannya. Operasi ini seperti jawaban doa. Terima kasih KukuBima dan Yayasan TOP,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Senada dengan Siti, Agus (40), ayah dari pasien berusia 3 tahun, menyebut biaya operasi swasta sekitar Rp7–15 juta sangat berat bagi kantongnya sebagai buruh tani. “Program gratis ini sangat berarti. Anak saya sekarang bisa tersenyum lebar,” ungkapnya.

Ketua Yayasan TOP, Sari Dewanti, menjelaskan bahwa pihaknya dan Sido Muncul telah menandatangani nota kesepahaman untuk menggelar operasi serupa sebanyak empat kali dalam setahun. “Target kami tahun ini adalah 50 pasien teroperasi di wilayah Jawa Barat dan Banten. Kami mengajak masyarakat yang ingin berdonasi untuk bergabung, karena satu senyum baru dapat mengubah dunia seorang anak,” tutupnya.

FAQ Seputar Program Operasi Bibir Sumbing Gratis

Apa syarat mengikuti program operasi bibir sumbing gratis ini?
Pasien harus berusia minimal 3 bulan (bibir sumbing) atau 10 bulan (langit-langit), memiliki berat badan cukup sesuai standar anestesi, terdaftar sebagai keluarga kurang mampu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari desa, serta tidak memiliki penyakit penyerta berat. Pendaftaran biasanya dibuka sebulan sebelum jadwal operasi melalui kanal resmi Yayasan TOP atau puskesmas setempat.

Apakah operasi gratis ini mencakup biaya perawatan lanjutan?
Ya. Selain operasi, program ini menyediakan obat pascaoperasi, konsultasi kontrol hingga tiga bulan, serta terapi wicara jika dibutuhkan. Sido Muncul juga memberikan suplemen pemulihan KukuBima Omega-3 untuk mendukung daya tahan tubuh pasien selama masa penyembuhan.

Bagaimana cara perusahaan dan masyarakat ikut mendukung program ini?
Perusahaan dapat menjalin kerja sama CSR dengan Yayasan TOP atau Sido Muncul. Masyarakat umum dapat berdonasi melalui laman resmi yayasan atau membeli produk KukuBima di mana sebagian keuntungannya dialokasikan untuk dana bakti sosial. Informasi lengkap bisa diakses di media sosial @YayasanTOP dan @KukuBima.

[SOCIAL_TWEET]: Senyum baru 15 anak di Jonggol! 🧡 Berkat kolaborasi KukuBima Sido Muncul & Yayasan TOP, operasi bibir sumbing gratis berhasil wujudkan harapan keluarga kurang mampu. Selengkapnya: https://beritaseputar.com/kukubima-sido-muncul-yayasan-top-operasi-bibir-sumbing-jonggol[SOCIAL_TG]: 🩺 KukuBima Sido Muncul x Yayasan TOP menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing gratis di RS Permata Jonggol, 22 Mei 2026. 15 anak terpilih menjalani operasi dengan biaya penuh ditanggung CSR dan donasi. Target tahun ini capai 50 pasien di Jabar-Banten. Yuk dukung terus program ini! Baca berita selengkapnya: https://beritaseputar.com/kukubima-sido-muncul-yayasan-top-operasi-bibir-sumbing-jonggol1/5 Sebanyak 15 anak dari keluarga kurang mampu di Jonggol akhirnya bisa tersenyum lebar setelah operasi bibir sumbing gratis yang digelar Jumat kemarin. 2/5 Dana operasional Rp150 juta dari CSR Sido Muncul + donasi publik dikelola Yayasan TOP untuk memastikan pasien dapat layanan terbaik tanpa biaya sepeser pun. 3/5 Tim medis RS Permata Jonggol dikomandoi dr. Bima Aditya, Sp.BP-RE mengerjakan operasi selama dua hari. Setiap anak juga dapat suplemen pemulihan dari KukuBima. 4/5 “Anak saya sekarang bisa tersenyum lebar,” kata Agus, petani yang anaknya berusia 3 tahun. Ia tak perlu lagi merogoh kocek Rp7–15 juta untuk biaya operasi swasta. 5/5 Kolaborasi ini akan berlanjut. Target 50 pasien di 2026. Kalau kamu ingin ikut membantu, kunjungi @YayasanTOP atau beli produk KukuBima — sebagian hasilnya untuk senyum baru anak Indonesia. 💙

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User