Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Jakarta, Beritaseputar.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Pan

Dalam keterangannya kepada media kami pada Kamis (25/6/2026), Prasetyo Hadi menekankan bahwa pemilihan logo bukan sekadar formalitas desain, melainkan wadah partisipatif yang merefleksikan nilai-nila

Jul 08, 2026 - 05:36
0 0
Jakarta, Beritaseputar.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Pan

Dalam keterangannya kepada media kami pada Kamis (25/6/2026), Prasetyo Hadi menekankan bahwa pemilihan logo bukan sekadar formalitas desain, melainkan wadah partisipatif yang merefleksikan nilai-nilai kebangsaan. Ia menyampaikan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginan pemerintah untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang lebih inklusif dan bermakna, di mana setiap warga negara dapat merasa memiliki terhadap identitas visual yang dipilih.

"Pemilihan logo HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi ruang bagi masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan. Keterlibatan ini mencerminkan semangat demokrasi, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap simbol-simbol kebangsaan kita," ujar Prasetyo Hadi.

Lebih lanjut, Mensesneg menjelaskan bahwa proses pemilihan akan mempertimbangkan elemen-elemen desain yang mewakili kemajuan Indonesia sekaligus tetap mengakar pada kearifan lokal dan semangat persatuan. Kandidat logo yang akan dipilih oleh publik merupakan hasil kurasi dari para desainer dan seniman Tanah Air yang telah melalui seleksi ketat oleh tim ahli di bidang komunikasi visual dan sejarah.

Mekanisme Partisipasi Publik

Berdasarkan laporan yang dihimpun Beritaseputar.com, mekanisme pemilihan logo HUT ke-81 RI akan dilakukan secara daring melalui platform resmi Panitia Nasional. Masyarakat dapat mengakses situs yang telah disediakan, melihat beberapa kandidat logo lengkap dengan konsep dan filosofi di baliknya, kemudian memberikan suara mereka. Proses ini direncanakan berlangsung selama dua pekan, memberikan waktu yang cukup bagi warga dari berbagai penjuru negeri untuk berpartisipasi.

Prasetyo Hadi menambahkan bahwa keterbukaan ini diharapkan mampu memperkuat ikatan antara pemerintah dan rakyat. Menurutnya, independensi yang tercermin dalam sebuah pemilihan, sekecil apa pun bentuknya, merupakan praktik terbaik dari kehidupan berdemokrasi. Semangat gotong royong yang menjadi tema sentral dari pendekatan ini, tegasnya, selaras dengan warisan para pendiri bangsa yang mengedepankan kebersamaan dalam membangun peradaban Indonesia.

Selain sebagai ajang demokrasi visual, pemilihan logo tahun ini juga dianggap sebagai upaya strategis untuk menumbuhkan kebanggaan nasional di tengah arus globalisasi. Simbol yang lahir dari pilihan rakyat diharapkan mampu menjadi pemersatu yang lebih kuat, serta menginspirasi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai identitas kebangsaannya.

Gotong Royong Digital di Era Modern

Menariknya, panitia juga memproyeksikan pemilihan logo ini sebagai perwujudan gotong royong di era digital. Mensesneg menyebut bahwa teknologi tidak hanya menjadi alat, melainkan jembatan yang memungkinkan seluruh lapisan masyarakat—dari Sabang sampai Merauke, dari kota hingga pelosok desa—untuk ikut serta dalam momentum bersejarah. Ia berharap antusiasme publik akan tinggi dan tidak hanya berhenti pada proses pemilihan, tetapi juga berlanjut pada promosi dan penggunaan logo secara luas di berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan di tingkat daerah maupun komunitas.

Dengan inisiatif ini, peringatan HUT ke-81 RI diharapkan menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Ia menjelma menjadi panggung partisipasi publik yang merekatkan kebersamaan, mempertegas jati diri bangsa, dan menggemakan pesan bahwa kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. "Mari bersama-sama kita pilih, kita miliki, dan kita rayakan identitas visual kebangsaan yang terlahir dari tekad bersama," tutup Prasetyo.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rina-wulandari

Editor Hiburan. Editor hiburan dan budaya populer.

Comments (0)

User