Polisi Cek CCTV Cari Truk yang Tabrak Halte Tebet Eco Park hingga Hancur
JAKARTA — Aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terus menyelidiki insiden tabrakan yang merusak parah Halte Tebet Eco Park di Jakarta Selatan. Kejadian yang terjadi pada Rabu malam (24/6/2
JAKARTA — Aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terus menyelidiki insiden tabrakan yang merusak parah Halte Tebet Eco Park di Jakarta Selatan. Kejadian yang terjadi pada Rabu malam (24/6/2026) itu membuat struktur halte porak-poranda, sementara pengemudi truk langsung meninggalkan lokasi begitu benturan keras terjadi.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menyampaikan bahwa timnya kini tengah memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi untuk melacak identitas kendaraan serta arah kaburnya pengemudi. "Sedang kita cek CCTV," ucapnya saat dikonfirmasi awak media, Kamis (25/6/2026).
Selain mengandalkan bukti visual, petugas di lapangan juga mengumpulkan sejumlah barang bukti yang terserak di tempat kejadian perkara. Serpihan badan halte, potongan besi, dan jejak roda di aspal diharapkan bisa menjadi petunjuk awal untuk mempersempit pencarian. Hingga saat ini, tim masih mengejar sopir truk yang diduga melarikan diri tanpa memberikan pertolongan atau melaporkan insiden tersebut.
"Petugas di lapangan sedang mengumpulkan barang bukti dan mengejar sopir truk yang melarikan diri," kata AKBP Ojo Ruslani kepada Beritaseputar.com.
Beruntung, saat benturan terjadi tidak ada warga atau calon penumpang yang tengah berada di halte, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kerusakan material tergolong besar karena struktur atap dan dinding kaca halte hancur berkeping-keping. Kondisi ini sempat mengejutkan warga sekitar yang mendengar suara keras dan melihat truk melaju menjauh dari lokasi.
Tim Gakkum kini mempelajari rekaman dari berbagai sudut jalan, baik yang mengarah ke Taman Eco Park maupun yang menjauhinya. Mereka mendata nomor polisi serta ciri-ciri kendaraan besar yang melintas di jam-jam rawan tersebut. Pendekatan ini diharapkan mampu mempersempit daftar kendaraan yang cocok dengan deskripsi truk pelaku.
Polisi juga mengimbau para saksi mata yang berada di sekitar halte pada malam kejadian untuk segera memberikan keterangan. Informasi sekecil apa pun dinilai dapat membantu mempercepat pengungkapan identitas sopir truk yang bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas umum itu. Pihak kepolisian membuka posko pengaduan dan layanan pesan singkat bagi warga yang memiliki petunjuk.
Insiden ini menjadi pengingat akan maraknya kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat di wilayah ibu kota. Sebelumnya, sejumlah halte dan jembatan penyeberangan juga pernah ditabrak truk karena faktor kelalaian pengemudi atau masalah teknis. Polda Metro Jaya kembali menekankan pentingnya pengecekan rutin kendaraan niaga serta kepatuhan terhadap jam operasional dan rute yang diizinkan.
Hingga laporan ini diturunkan, polisi masih melakukan pengejaran intensif terhadap sopir truk yang belum diketahui identitasnya. Masyarakat diminta untuk segera melapor kepada pihak berwajib jika mendapati truk dengan kerusakan mencolok pada bagian depan atau melihat perilaku mencurigakan di sekitar bengkel kendaraan berat. Polda Metro Jaya berjanji akan merilis perkembangan terbaru begitu titik terang penyelidikan tercapai.
Comments (0)