Inilah Lima Terowongan Kereta Api Terpanjang di Dunia
Kemajuan transportasi kereta api tidak hanya bergantung pada teknologi gerbong dan rel, tetapi juga pada kemampuan manusia menaklukkan rintangan alam palin
Kemajuan transportasi kereta api tidak hanya bergantung pada teknologi gerbong dan rel, tetapi juga pada kemampuan manusia menaklukkan rintangan alam paling ekstrem. Salah satu pencapaian teknik paling mengagumkan adalah pembangunan terowongan kereta api raksasa yang menembus jantung pegunungan dan dasar laut. Dari Pegunungan Alpen di Swiss hingga pegunungan Sierra de Guadarrama di Spanyol, benua Eropa menjadi rumah bagi beberapa terowongan kereta api terpanjang di dunia yang telah merevolusi konektivitas antarnegara.
Gotthard Base Tunnel: Sang Raksasa dari Swiss
Terowongan Kereta Api Gotthard Base di Swiss resmi memegang rekor sebagai terowongan kereta api terpanjang di dunia dengan panjang 57,1 kilometer. Terowongan yang mulai beroperasi penuh pada Desember 2016 ini menembus Pegunungan Alpen Swiss, menghubungkan kota Erstfeld di utara dengan Bodio di selatan. Proyek ambisius ini menelan biaya sekitar 12 miliar franc Swiss dan membutuhkan waktu 17 tahun untuk menyelesaikan pembangunannya. Kehadiran Gotthard Base Tunnel telah memangkas waktu tempuh antara Zurich dan Milan secara signifikan, dari sekitar empat jam menjadi hanya dua setengah jam. Terowongan ini dirancang untuk melayani kereta penumpang berkecepatan hingga 250 km/jam dan kereta barang yang mampu mengangkut ribuan ton kargo melintasi Eropa.
Terowongan Seikan: Keajaiban Bawah Laut Jepang
Jepang tidak mau ketinggalan dalam perlombaan infrastruktur kereta api global. Terowongan Seikan yang membentang sepanjang 53,85 kilometer merupakan terowongan kereta api terpanjang kedua di dunia dan menjadi yang terpanjang dengan segmen bawah laut. Terowongan ini menghubungkan Pulau Honshu dan Hokkaido dengan melintasi Selat Tsugaru yang terkenal akan kondisi cuacanya yang ekstrem. Pembangunan Terowongan Seikan dimulai pada 1971 dan rampung pada 1988, setelah melalui berbagai tantangan teknis termasuk kebocoran air laut dan kondisi geologis yang sulit. Sebanyak 34 pekerja kehilangan nyawa selama proses konstruksi. Kini, terowongan ini melayani jalur kereta cepat Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dengan Hakodate, menjadikannya tulang punggung transportasi di Jepang bagian utara.
Channel Tunnel: Jembatan Bawah Laut Inggris-Prancis
Channel Tunnel atau Chunnel sepanjang 50,45 kilometer merupakan ikon kerja sama teknik lintas negara yang menghubungkan Inggris dan Prancis di bawah Selat Dover. Meski menempati posisi ketiga dalam daftar terowongan kereta api terpanjang, terowongan ini memegang rekor sebagai segmen bawah laut terpanjang di dunia, yakni 37,9 kilometer. Diresmikan pada 1994, proyek ini melibatkan lebih dari 13.000 pekerja dari kedua negara. Kereta Eurostar yang melintasi terowongan ini mampu membawa penumpang dari London ke Paris hanya dalam waktu 2 jam 15 menit. Channel Tunnel tidak hanya menjadi prestasi teknik sipil, tetapi juga simbol persatuan Eropa yang mengaburkan batas geografis antarnegara.
Lötschberg Base Tunnel: Jalur Strategis Kedua Swiss
Swiss kembali mendominasi daftar dengan Lötschberg Base Tunnel yang memiliki panjang 34,6 kilometer. Terowongan ini merupakan bagian dari proyek New Railway Link through the Alps (NRLA) yang bertujuan mengurangi kemacetan lalu lintas barang di jalur pegunungan Alpen. Dibuka pada 2007, Lötschberg Base Tunnel menjadi tulang punggung koridor kereta api utara-selatan Eropa, menghubungkan Jerman dengan Italia melalui Swiss. Meski lebih pendek dari Gotthard, terowongan ini tidak kalah pentingnya dalam mendukung kebijakan Swiss untuk memindahkan transportasi barang dari jalan raya ke rel kereta api demi mengurangi emisi karbon dan melindungi lingkungan Alpen yang rentan.
Terowongan Guadarrama: Kebanggaan Spanyol
Menutup daftar lima besar adalah Terowongan Guadarrama di Spanyol dengan panjang 28,4 kilometer. Terowongan ini merupakan bagian dari jalur kereta cepat AVE yang menghubungkan Madrid dengan Valladolid, melintasi Pegunungan Sierra de Guadarrama. Diresmikan pada 2007, terowongan ini menjadi yang terpanjang di Spanyol dan salah satu yang terpanjang di Eropa. Pembangunannya melibatkan teknik pengeboran canggih menggunakan Tunnel Boring Machine (TBM) raksasa yang mampu menembus batuan granit keras khas pegunungan Iberia. Keberadaan Terowongan Guadarrama telah memangkas waktu tempuh antara Madrid dan Segovia menjadi hanya 25 menit, mentransformasi konektivitas regional di jantung Spanyol.
"Terowongan-terowongan ini bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan bukti bahwa kolaborasi internasional dan inovasi teknik mampu mengatasi hambatan geografis yang sebelumnya dianggap mustahil," ujar seorang pakar teknik sipil dari ETH Zurich.
Kelima terowongan kereta api terpanjang di dunia ini mencerminkan ambisi manusia yang tak pernah padam untuk menghubungkan komunitas, mempercepat perdagangan, dan mendekatkan peradaban. Dari Swiss yang mendominasi dengan dua terowongan raksasa hingga Spanyol yang membuktikan kemampuan tekniknya, Eropa terus memimpin dalam infrastruktur kereta api bawah tanah yang menjadi model bagi proyek-proyek serupa di seluruh dunia.
[SOCIAL_TWEET]: Menembus jantung pegunungan dan dasar laut! Inilah 5 terowongan kereta api terpanjang di dunia, dari Swiss hingga Spanyol. Gotthard Base Tunnel puncaki daftar dengan 57,1 km! 🚄🌍 #TerowonganTerpanjang #KeretaApi #InfrastrukturGlobal[SOCIAL_TG]: 🚇✨ 5 Terowongan Kereta Api Terpanjang di Dunia: Dari Gotthard Base Tunnel (57,1 km) di Swiss hingga Guadarrama (28,4 km) di Spanyol. Rekayasa manusia yang menakjubkan!
Comments (0)