Pulogadung — Tiga Tewas, Satu Luka Akibat Kebakaran Ruko
JAKARTA, Beritaseputar.com — Tiga orang tewas dan satu lainnya menderita luka-luka dalam peristiwa kebakaran yang melanda sebuah rumah toko (ruko) dan temp
JAKARTA, Beritaseputar.com — Tiga orang tewas dan satu lainnya menderita luka-luka dalam peristiwa kebakaran yang melanda sebuah rumah toko (ruko) dan tempat usaha di permukiman padat penduduk, tepatnya di Jalan Palad, RT 02/RW 03, Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari (12/7/2026).
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, saat sebagian besar warga masih terlelap. Api diduga muncul dari lantai dua bangunan yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan barang-barang mudah terbakar seperti kain, plastik, dan dokumen usaha. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar, menjalar ke bagian depan ruko, atap, serta merambat ke satu rumah tinggal yang berdempetan di sisi kiri bangunan.
Kronologi Cepat dan Evakuasi Darurat
Menurut keterangan saksi mata, kepulan asap tebal pertama kali terlihat oleh seorang petugas keamanan lingkungan yang sedang berpatroli. Melihat titik api mulai menyala dari ventilasi lantai dua, ia segera membangunkan penghuni dan menghubungi command center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur.
Namun, akses jalan lingkungan yang sempit serta banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan menyulitkan armada pemadam tiba tepat waktu. Meskipun begitu, sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dengan 75 personel dikerahkan begitu laporan diterima. Tim tiba di lokasi pukul 02.52 WIB dan langsung melakukan pemadaman sektor per sektor serta upaya pencarian korban di dalam bangunan yang sudah dipenuhi asap pekat.
Pernyataan Resmi Petugas Gulkarmat
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Suchamta, yang memimpin langsung operasi pemadaman, membenarkan adanya korban jiwa. Ia mengungkapkan bahwa kobaran api begitu cepat melahap struktur bangunan yang didominasi material kayu dan triplek.
“Ketika kami tiba, api sudah berkobar hebat dan menjilat seluruh lantai dua. Empat orang berhasil ditemukan dalam kondisi kritis, tiga di antaranya meninggal di lokasi karena luka bakar serius dan gagal napas akibat asap, sementara satu korban selamat dengan luka bakar cukup parah dan langsung kami evakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk penanganan intensif,”
Suchamta menambahkan bahwa proses pemadaman total berlangsung hingga pukul 04.15 WIB, dilanjutkan dengan pendinginan dan penyisiran puing untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih terjebak. Total area yang terbakar diperkirakan mencapai 300 meter persegi, meliputi ruko utama seluas 8×15 meter dan sebagian rumah warga di sampingnya.
Kondisi Korban dan Proses Identifikasi
Identitas ketiga korban tewas sementara belum dirilis ke publik karena kepolisian dan tim Disaster Victim Identification (DVI) masih menunggu proses identifikasi resmi serta menunggu kehadiran pihak keluarga. Namun, dari keterangan yang dihimpun di lapangan, dua di antaranya adalah pasangan suami istri yang tinggal di lantai dua, serta satu orang pekerja yang sedang berada di ruko tersebut. Adapun korban selamat yang kini dirawat di RSCM adalah seorang perempuan berusia 30 tahun yang merupakan anggota keluarga pemilik usaha; ia mengalami luka bakar 35 persen pada bagian punggung dan lengan serta trauma inhalasi.
Tim Inafis Polres Metro Jakarta Timur dan Puslabfor Mabes Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah barang bukti, termasuk sampel kabel listrik dan sisa material yang terbakar, dikumpulkan untuk mengungkap pemicu pasti kebakaran.
Dugaan Penyebab Sementara dan Faktor yang Memperparah
Meski penyelidikan masih berjalan, dugaan kuat mengarah pada korsleting listrik dari instalasi lantai dua yang sudah uzur. Kasi Ops Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, menyebut bahwa beban listrik di bangunan tersebut cukup tinggi karena banyak perangkat elektronik yang menyala bersamaan. Ada pula dugaan awal bahwa api berasal dari sisa bara pada perangkat dapur yang lupa dimatikan, mengingat ditemukan jejak jelaga di jalur yang menghubungkan dapur dan gudang penyimpanan.
Di samping itu, minimnya akses jalur evakuasi di dalam ruko turut menjadi faktor yang memperparah korban jiwa. Bangunan lama yang tidak dilengkapi tangga darurat atau pintu belakang menyulitkan penghuni untuk menyelamatkan diri saat api membesar dengan cepat. Material bangunan yang dominan kayu dan barang-barang yang tersimpan di gudang menjadi bahan bakar yang mempercepat perluasan api.
Respons Lingkungan dan Langkah Antisipasi
Peristiwa ini mengguncang warga sekitar. Ketua RT setempat, Suyanto, mengatakan selama ini lingkungan mereka memang rawan bencana kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak diperbarui. Pihak kelurahan langsung mengadakan pertemuan darurat dengan warga dan berkoordinasi dengan PLN setempat untuk melakukan inspeksi instalasi listrik di rumah-rumah padat penduduk pada hari yang sama.
Selain itu, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur mengimbau pemilik ruko dan tempat usaha agar memeriksa secara berkala instalasi listrik, menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap lantai, serta tidak menyimpan bahan mudah terbakar di area tidur. Pihak berwenang juga mengingatkan pentingnya memasang detektor asap yang dapat menjadi peringatan dini, terutama pada bangunan yang difungsikan ganda sebagai tempat tinggal dan gudang.
Kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, termasuk musnahnya stok barang dagangan, perabotan, dan kerusakan struktural pada dua bangunan. Pemkot Jakarta Timur melalui dinas sosial juga telah turun tangan untuk memberikan bantuan darurat bagi keluarga korban dan warga yang terdampak.
Poin Kunci Kebakaran Ruko Pulogadung
- Lokasi: Jalan Palad RT 02/RW 03, Kelurahan Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur.
- Waktu: Dini hari, Sabtu 12 Juli 2026, pukul 02.30 WIB.
- Korban: 3 orang meninggal di lokasi akibat luka bakar dan sesak napas; 1 orang luka bakar serius dirawat di RSCM.
- Pengerahan: 15 unit mobil pemadam dan 75 personel dikerahkan.
- Dugaan penyebab: Korsleting listrik atau sisa api dari perangkat dapur; instalasi listrik uzur dan tidak adanya jalur evakuasi memperparah.
- Kerugian: Ratusan juta rupiah, dua bangunan rusak berat.
Comments (0)