Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Infrastruktur WIKA Tancapkan Fondasi Kuat bagi Lumbung Pangan Nasional di Papua Selatan

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) memainkan peran vital dalam mewujudkan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Distrik Wanam, Kabupaten Merauke. Tidak sekadar membangun f

Jul 08, 2026 - 08:36
0 0
Infrastruktur WIKA Tancapkan Fondasi Kuat bagi Lumbung Pangan Nasional di Papua Selatan

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) memainkan peran vital dalam mewujudkan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Distrik Wanam, Kabupaten Merauke. Tidak sekadar membangun fisik, kehadiran WIKA bersama Kementerian Pekerjaan Umum menjadi penopang utama lahirnya sentra produksi pangan baru di ujung timur Indonesia.

Dimulainya penanaman padi perdana di hamparan lahan rawa yang telah disiapkan merupakan tonggak penting. Di balik benih yang mulai ditebar, terdapat jaringan irigasi, jalan akses, dan berbagai infrastruktur dasar yang dikerjakan WIKA agar kawasan seluas ribuan hektar ini siap menjadi lumbung beras masa depan. Bendungan kecil, saluran pembuang, hingga peningkatan jalan desa menjadi urat nadi yang menghubungkan petani dengan harapan baru.

"Kami memastikan setiap tetes air terkelola dengan baik dan setiap hasil panen bisa diangkut dengan mudah. Ini bukan sekadar proyek, melainkan ikhtiar membangun kemandirian pangan dari pinggiran negeri." – disampaikan perwakilan proyek kepada media kami.

Bagi warga lokal, momen ini jauh dari sekadar seremoni teknis. Selama bertahun-tahun, sebagian besar kebutuhan beras di Merauke dan sekitarnya masih dipasok dari Pulau Jawa atau Sulawesi dengan biaya logistik yang tinggi. Kini, dengan optimalisasi lahan eksisting dan pembukaan sawah baru, ketergantungan itu perlahan akan terpangkas. Anak-anak muda adat Marind dan suku-suku lainnya mulai melihat pertanian sebagai jalan rezeki yang menjanjikan, bukan lagi aktivitas sampingan yang sering ditinggalkan.

Direktur Operasi WIKA dalam kunjungan lapangan sebelumnya menyampaikan bahwa perseroan mengerahkan teknologi konstruksi terkini serta melibatkan tenaga kerja lokal dalam setiap tahap pengerjaan. Hal ini sejalan dengan misi membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah. Infrastruktur yang dibangun tidak hanya mendukung musim tanam saat ini, tetapi dirancang untuk menjawab tantangan iklim dan peningkatan produksi beberapa dekade ke depan.

Pemerintah sendiri menargetkan KSPEAN Wanam mampu memproduksi ratusan ribu ton gabah kering giling per tahun. Angka itu bukan hanya menopang ketahanan pangan Papua Selatan, tetapi juga berpotensi menyuplai daerah lain hingga ke pasar ekspor terbatas. Dengan rampungnya akses jalan poros dan perbaikan tata air, para penyuluh pertanian pun lebih mudah mendampingi petani dalam menerapkan teknik budidaya modern.

Kini, alat-alat berat telah sepi, berganti dengan traktor tangan dan kelompok tani yang mulai menata petak sawah. Dari Wanam, harapan akan kedaulatan pangan nasional menemukan detaknya. Laporan ini dirangkum Beritaseputar.com dari rangkaian pemantauan di Merauke, Papua Selatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User