Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

India Sampaikan Minat Revitalisasi Candi Prambanan Sejak 1,5 Tahun Lalu

Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengonfirmasi bahwa rencana pemugaran Kompleks Candi Prambanan oleh pemerintah India telah menjadi pembahasan serius sejak disampaikan langsung oleh Perdana

Jul 08, 2026 - 04:19
0 1
India Sampaikan Minat Revitalisasi Candi Prambanan Sejak 1,5 Tahun Lalu

Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengonfirmasi bahwa rencana pemugaran Kompleks Candi Prambanan oleh pemerintah India telah menjadi pembahasan serius sejak disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Narendra Modi sekitar satu setengah tahun silam. Kabar ini mencuat menjelang kunjungan kenegaraan PM Modi yang dijadwalkan meninjau langsung situs warisan dunia tersebut pada esok hari.

Dalam pernyataan yang dirangkum Beritaseputar.com, Fadli Zon menjelaskan bahwa fokus utama dari program revitalisasi ini bukanlah menyentuh bangunan utama Candi Prambanan, melainkan memulihkan struktur-struktur candi pendamping yang hingga kini masih berupa reruntuhan.

"Oh ya, jadi memang ini sudah disampaikan oleh Perdana Menteri Modi sejak satu setengah tahun yang lalu. Nah sekarang, besok ya, beliau akan melihat langsung ke Candi Prambanan," ujar Fadli Zon kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Target Restorasi Candi Perwara

Candi-candi yang dimaksud adalah candi perwara — rangkaian bangunan kecil yang mengelilingi candi induk di kompleks percandian Hindu terbesar di Indonesia itu. Secara historis, kompleks Prambanan memiliki 224 candi perwara yang tersusun dalam empat baris konsentris, namun sebagian besar kondisinya kini tinggal fondasi atau reruntuhan batu yang belum tersusun kembali.

"Ada bagian dari Candi Prambanan yang memang namanya perwara, itu candi-candi kecilnya yang belum kita revitalisasi," lanjut Fadli Zon.

Pernyataan ini menegaskan bahwa kerja sama budaya antara Indonesia dan India terus mengalami penguatan signifikan. Fadli Zon menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari diplomasi kebudayaan yang lebih luas, mengingat Candi Prambanan memiliki keterkaitan erat dengan warisan peradaban Hindu yang juga menjadi akar sejarah India.

Berdasarkan penelusuran media kami, kompleks percandian Prambanan yang dibangun pada abad ke-9 Masehi ini sempat mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi dan letusan gunung berapi. Upaya pemugaran besar-besaran oleh pemerintah Indonesia telah dilakukan sejak era kolonial hingga masa kini, tetapi keterbatasan sumber daya menyebabkan sejumlah bangunan perwara masih terbengkalai. Kini, dengan minat India yang sangat tinggi, diharapkan upaya ini dapat membangkitkan kembali keagungan arsitektur kuno tersebut.

Simbol Kedekatan Dua Bangsa

Menteri Fadli Zon juga mengisyaratkan bahwa kerja sama ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kedekatan dua peradaban besar Asia yang memiliki benang merah sejarah ribuan tahun. Rencana revitalisasi ini diprediksi akan melibatkan para ahli arkeologi dari kedua negara dan menggunakan pendekatan yang sangat hati-hati untuk menjaga keaslian struktur kuno tanpa mengorbankan nilai sejarahnya.

Kunjungan PM Modi ke Candi Prambanan besok diharapkan bukan sekadar seremoni, melainkan juga momen memperkuat komitmen konkret pendanaan dan teknis yang akan digelontorkan India untuk menghidupkan kembali candi-candi perwara yang telah lama tertidur. Informasi dari laporan kami menyebutkan bahwa sejumlah nota kesepahaman di bidang budaya sedang dalam tahap finalisasi untuk ditandatangani selama kunjungan kenegaraan ini.

Masyarakat dan pemerhati budaya menyambut positif rencana ini, seraya berharap revitalisasi tidak hanya mempercantik secara visual, melainkan juga dilengkapi dengan narasi edukatif yang memperkuat pemahaman publik tentang hubungan historis Nusantara dengan kawasan Asia Selatan sejak era Mataram Kuno.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User