EROPA — Honda WN7 Mendarat di Dealer, Harga di Bawah Moge Listrik Harley
Jakarta - Hiruk pikuk diler sepeda motor di sudut kota Amsterdam, Belanda, pekan ini terasa berbeda. Di antara deretan motor konvensional, sebuah sosok sen
Jakarta - Hiruk pikuk diler sepeda motor di sudut kota Amsterdam, Belanda, pekan ini terasa berbeda. Di antara deretan motor konvensional, sebuah sosok senyap namun berotot menarik perhatian: Honda WN7, motor gede bertenaga listrik pertama pabrikan asal Jepang itu yang kini resmi mengaspal di Benua Biru. Kehadirannya bukan sekadar tambahan katalog, melainkan sebuah pernyataan bahwa era elektrifikasi telah menyentuh segmen paling emosional dalam dunia otomotif: motor besar.
Bagi Honda, WN7 adalah jawaban dari konsep EV Fun yang diperkenalkan setahun lalu. Namun bagi para penggemar roda dua, ini adalah sinyal bahwa romantisme suara knalpot bergemuruh perlahan akan digantikan oleh desing futuristik yang tak kalah memikat. "Waktu saya pertama kali melihat unitnya di sini, saya terdiam. Ini bukan sekadar motor listrik, ini karya seni yang kebetulan punya baterai," ujar Marco Verstappen, seorang kolektor moge di Rotterdam yang sudah bertahun-tahun menanti versi produksi massal motor listrik andalan Honda itu.
Honda WN7 menjalani debut globalnya September lalu, dan kini perlahan mulai dipasok ke dealer-dealer Eropa. Langkah ini menandai keseriusan Honda menantang dominasi Harley-Davidson LiveWire yang lebih dulu bermain di kelas berat. Menariknya, dari segi harga, Honda WN7 dibanderol sedikit lebih ramah di kantong. Strategi ini, menurut analis otomotif, adalah kalkulasi cermat untuk merebut hati pengendara yang belum sepenuhnya yakin beralih ke tenaga baterai. "Dengan harga di bawah rival Amerika-nya, Honda seolah berbisik, 'transisi ke listrik tidak selalu harus mahal'," ujar Elena Visser, konsultan mobilitas dari Rotterdam.
Comments (0)