Ekspresi Thomas Tuchel Jadi Sorotan Usai Inggris Tersingkir di 16 Besar Piala Dunia 2026
MEXICO CITY — Wajah lesu dan raut kekecewaan tergambar jelas pada sosok Thomas Tuchel. Pelatih kepala Timnas Inggris itu tak mampu menyembunyikan emosinya
MEXICO CITY — Wajah lesu dan raut kekecewaan tergambar jelas pada sosok Thomas Tuchel. Pelatih kepala Timnas Inggris itu tak mampu menyembunyikan emosinya setelah tim asuhannya dipaksa menyerah oleh Meksiko dalam laga dramatis babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City, Senin (6/7/2026) pagi WIB.
Di tengah atmosfer intimidatif yang diciptakan lebih dari 87.000 pendukung tuan rumah, Inggris harus mengakui keunggulan Meksiko dengan skor 2-1 setelah perpanjangan waktu. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi publik sepakbola Inggris yang sebelumnya menaruh harapan besar pada sosok Tuchel sebagai arsitek taktik kelas dunia.
Perjalanan yang Berakhir Prematur
Tuchel, yang ditunjuk menggantikan Gareth Southgate pada awal 2025, datang dengan reputasi gemilang setelah sukses membawa Chelsea menjuarai Liga Champions 2021. Namun, perjalanannya bersama The Three Lions di panggung Piala Dunia 2026 harus terhenti lebih cepat dari yang diperkirakan. Inggris sejatinya tampil cukup solid di babak penyisihan grup, keluar sebagai juara Grup D setelah mengalahkan Denmark dan Tunisia serta bermain imbang melawan Uruguay.
Namun ujian sesungguhnya datang saat berhadapan dengan Meksiko. Bermain di ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut, para pemain Inggris terlihat kesulitan beradaptasi dengan kondisi fisik yang menuntut ekstra. Jude Bellingham, yang menjadi andalan di lini tengah, beberapa kali terlihat terengah-engah sejak menit awal pertandingan.
Drama di Stadion Azteca
Inggris sempat unggul lebih dulu melalui gol Harry Kane pada menit ke-34 memanfaatkan umpan silang Bukayo Saka. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum dan memberi harapan besar bagi pendukung Inggris yang hadir dalam jumlah terbatas di sudut stadion.
Namun, Meksiko bangkit di babak kedua. Gol penyama kedudukan dari Santiago Gimenez pada menit ke-67 membuat stadion bergemuruh. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan El Tri, memaksa lini pertahanan Inggris bekerja ekstra keras. Kiper Jordan Pickford beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang yang mencegah timnya kebobolan di waktu normal.
"Kami tahu bermain di Azteca tidak akan pernah mudah. Ketinggian, atmosfer, dan kualitas lawan membuat segalanya menjadi sulit. Tapi saya tetap bangga dengan perjuangan para pemain," ujar Tuchel dalam konferensi pers usai pertandingan.
Kartu Merah yang Mengubah Segalanya
Titik balik terjadi pada menit ke-103 di babak perpanjangan waktu. Bek tengah Inggris, Marc Guehi, menerima kartu merah langsung setelah dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Hirving Lozano di dalam kotak penalti. Keputusan wasit yang merujuk pada tinjauan VAR ini sontak memicu protes keras dari kubu Inggris.
Tuchel yang berdiri di tepi lapangan terlihat sangat emosional. Gestur tangannya yang merentang lebar dan ekspresi wajahnya yang penuh frustrasi tertangkap jelas oleh kamera fotografer AFP, Alfredo Estrella. Momen tersebut kini viral di media sosial dan menjadi simbol dari malam menyakitkan bagi sepakbola Inggris.
Gol penalti dari Lozano sendiri pada menit ke-105 akhirnya memastikan kemenangan Meksiko sekaligus mengirim pulang armada Tuchel lebih awal dari turnamen empat tahunan ini.
Masa Depan Tuchel di Kursi Pelatih
Kegagalan di babak 16 besar langsung memicu spekulasi tentang masa depan Tuchel bersama Timnas Inggris. Publik dan media Inggris terbelah antara mereka yang menuntut pemecatan dan mereka yang meminta kesabaran mengingat Tuchel baru setahun lebih menangani tim.
Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) dikabarkan akan melakukan evaluasi menyeluruh dalam beberapa pekan ke depan. Nama-nama seperti Eddie Howe dan Graham Potter mulai disebut-sebut sebagai kandidat pengganti andai Tuchel benar-benar didepak. Namun, kontrak Tuchel yang masih berlaku hingga 2028 membuat keputusan pemecatan akan memakan biaya kompensasi yang tidak sedikit.
"Ini bukan akhir dari segalanya. Kami memiliki skuad muda yang luar biasa dan masa depan yang cerah. Tapi malam ini, rasa sakit ini harus kami terima sebagai bagian dari perjalanan," tambah Tuchel dengan suara bergetar.
Sementara itu, Meksiko melaju ke perempat final dan akan berhadapan dengan Argentina dalam laga yang diprediksi akan berlangsung sengit. Bagi Inggris, pertanyaan besarnya kini adalah: akankah Thomas Tuchel masih memimpin skuad ini saat kualifikasi Piala Eropa 2028 dimulai?
[SOCIAL_TWEET]: Ekspresi frustrasi Thomas Tuchel jadi sorotan setelah Inggris tersingkir dramatis di 16 besar Piala Dunia 2026. Kartu merah, penalti, dan mimpi yang pupus di Azteca. Akankah Tuchel bertahan? #PialaDunia2026 #Inggris #ThomasTuchel[SOCIAL_TG]: 🇲🇽 Meksiko 2-1 Inggris 🏴 Kartu merah + penalti di menit 105 jadi petaka buat Three Lions. Tuchel tak bisa sembunyikan frustrasi di tepi lapangan Azteca. Mimpi juara dunia harus dikubur lebih awal. 💔
Comments (0)