Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (10/7/2026). Peresmian ini menjadi tong
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (10/7/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah meningkatkan ketahanan air dan mendukung produktivitas pertanian di wilayah selatan Lombok.
Latar Belakang Proyek Strategis
Bendungan Meninting merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun sejak 2020. Proyek ini menelan biaya sekitar Rp1,4 triliun dan dirancang untuk menampung debit air dari Sungai Meninting serta beberapa aliran kecil di sekitarnya. Dengan kapasitas tampung mencapai 12,8 juta meter kubik, bendungan ini akan mengairi lahan irigasi seluas 1.500 hektar di tiga kecamatan.
Kepala Balai Wilayah Sungai NTB, I Made Sudarmaja, menjelaskan bahwa konstruksi bendungan tipe urugan batu ini telah melalui uji teknis ketat.
"Kami memastikan struktur bendungan aman terhadap gempa, mengingat Lombok berada di jalur seismik aktif,"ujarnya. Pengecekan akhir mencakup uji rembesan, kekuatan tanggul, dan sistem drainase bawah tanah.
Rangkaian Acara Peresmian
- Pukul 09.00 WITA: Presiden tiba di lokasi menggunakan helikopter dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid.
- Pukul 09.30 WITA: Penandatanganan prasasti dan penekanan tombol sirine sebagai simbol pengoperasian pintu air.
- Pukul 10.00 WITA: Dialog dengan petani setempat dan peninjauan fasilitas pengendali banjir.
- Pukul 11.30 WITA: Sesi foto bersama dan pelepasan bibit ikan di area genangan.
Manfaat bagi Masyarakat
Bendungan Meninting tidak hanya memperkuat irigasi, tetapi juga menyediakan air baku untuk 350.000 warga di Lombok Barat dan Mataram. Potensi pengembangan wisata air juga mulai direncanakan oleh pemerintah daerah.
"Ini adalah hadiah untuk petani Lombok. Kami ingin panen tak lagi bergantung hujan,"kata Presiden Prabowo dalam sambutannya.
Selain itu, bendungan ini dilengkapi pembangkit listrik tenaga mikrohidro berkapasitas 0,8 MW yang akan memasok listrik ke 500 rumah di desa sekitar. Kementerian PUPR menargetkan pengoperasian penuh irigasi pada musim tanam Oktober 2026.
Masyarakat berharap proyek ini segera membawa perubahan nyata. Sutarno (52), petani di Desa Meninting, menyatakan,
"Sawah kami biasanya cuma bisa tanam setahun sekali. Sekarang insya Allah bisa dua kali."Pemerintah juga berkomitmen memberikan pendampingan teknik pertanian modern pascaperesmian. [SOCIAL_TWEET]: Presiden @prabowo meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat. Kapasitas 12,8 juta m³, aliri 1.500 ha sawah, dan mikrohidro 0,8 MW. #BendunganMeninting #InfrastrukturIndonesia #Prabowo2026[SOCIAL_TG]: 🇮🇩 Presiden Prabowo resmikan Bendungan Meninting di NTB. Air baku untuk 350.000 warga, irigasi 1.500 ha, plus listrik mikrohidro!
Comments (0)