Dua Kali Gagal, Andy Burnham Kini Jadi Kandidat PM Inggris, Siapa Dia?
Jakarta - Peta politik Inggris Raya bergerak cepat menyusul mundurnya Sir Keir Starmer dari kursi Perdana Menteri sekaligus pimpinan Partai Buruh. Lengsernya Starmer membuka jalan bagi sejumlah figur
Jakarta - Peta politik Inggris Raya bergerak cepat menyusul mundurnya Sir Keir Starmer dari kursi Perdana Menteri sekaligus pimpinan Partai Buruh. Lengsernya Starmer membuka jalan bagi sejumlah figur potensial, dan satu nama yang kembali mencuat kuat adalah Andy Burnham. Wali Kota Greater Manchester itu kini difavoritkan menjadi nakhoda baru Partai Buruh, membawa misi kebangkitan setelah dua kali mengalami kegagalan dalam bursa pencalonan kepemimpinan partai.
Perjalanan Politik dan Dua Kali Kekalahan
Nama Andy Burnham bukanlah sosok asing di lingkar elite Partai Buruh. Pria kelahiran Liverpool ini telah malang melintang di kancah politik Inggris, pernah menjabat sebagai menteri di era kepemimpinan Gordon Brown. Ambisinya untuk memuncaki partai bersayap kiri itu telah teruji dalam dua kontestasi sengit. Ia terpental dari persaingan pada 2010 dan kembali tak berdaya dalam pemilihan pimpinan Partai Buruh 2015. Kekalahan demi kekalahan itu seakan memupus mimpinya menjadi perdana menteri, namun hasrat itu kini menemukan momentumnya kembali.
Menurut laporan dari media kami, popularitas Burnham melonjak berkat ketegasannya selama memimpin Greater Manchester, terutama saat penanganan krisis dan advokasi kebijakan yang pro-rakyat di wilayah utara Inggris.
Dukungan Mengalir Deras
Upaya ketiga Burnham kali ini tampaknya bukan sekadar angan belaka. Laporan media kami mengindikasikan adanya dukungan signifikan dari akar rumput dan anggota parlemen Partai Buruh. Tidak hanya didorong oleh kolega di parlemen, ia juga mendapat sokongan penting dari Wes Streeting. Streeting, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Kesehatan pada kabinet Sir Keir Starmer, dinilai sebagai figur berpengaruh yang mampu mengonsolidasikan suara bagi Burnham.
Dengan modal pengalaman di legislatif dan eksekutif lokal, Burnham diproyeksikan mampu menjembatani ketegangan antara faksi sayap kiri dan moderat di tubuh Partai Buruh. Jika akhirnya terpilih, ia akan dihadapkan pada tugas berat memulihkan kepercayaan publik sekaligus menyiapkan strategi menghadapi tekanan oposisi di parlemen. Mampukah Andy Burnham mematahkan kutukan kegagalannya di percobaan ketiga ini? Publik Inggris kini menanti langkah selanjutnya dari sang wali kota.
Comments (0)