Api Masih Berkobar, Pemadaman di TPA Jatiwaringin Dilanjutkan Pagi Ini
Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum sepenuhnya padam. Hingga Kamis (2/7/2026) pagi, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku melanjutkan
Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum sepenuhnya padam. Hingga Kamis (2/7/2026) pagi, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku melanjutkan upaya pemadaman yang telah memasuki hari ketiga. Api diketahui pertama kali muncul pada Selasa (30/6) lalu dan hingga kini masih menyisakan bara serta kepulan asap di area gunungan sampah.
Berdasarkan pantauan media kami di lapangan, titik api masih terlihat di beberapa bagian tumpukan sampah yang menggunung. Kondisi ini membuat proses pemadaman berlangsung ekstra hati-hati karena sifat material sampah yang mudah terbakar dan berpotensi memunculkan kembali api dari lapisan dalam. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang terus berupaya melakukan penyemprotan air dan pembongkaran sampah untuk menjangkau sumber api di bagian bawah.
Penanganan Hari Ketiga, Damkar Tangerang Kota Dikerahkan
Memasuki hari ketiga penanganan, upaya pemadaman kembali dilanjutkan sejak pagi tadi. Salah satu strategi yang ditempuh adalah dengan mengerahkan tambahan personel dan armada dari wilayah Tangerang Kota. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pendinginan dan memastikan api tidak kembali menjalar.
Ketika dikonfirmasi, petugas call center Damkar Kabupaten Tangerang, Mulyono, menjelaskan bahwa hingga semalam api masih terlihat di lokasi. Ia menekankan bahwa kebakaran di TPA memiliki karakteristik unik karena material sampah yang bertumpuk dapat menyimpan bara di dalamnya.
"Masih tahap penanganan. Semalam sih masih ada apinya. Namanya sampah kan bisa saja muncul api lagi di sampah," ujar Mulyono kepada Beritaseputar.com, Kamis (2/7/2026).
Pihak Damkar Kabupaten Tangerang belum dapat memastikan kapan api bisa sepenuhnya padam. Fokus utama saat ini adalah terus melakukan penyiraman dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Kondisi cuaca dan arah angin juga menjadi perhatian untuk meminimalisir dampak asap terhadap permukiman warga di sekitar TPA.
Peristiwa kebakaran TPA Jatiwaringin ini bukan yang pertama kali terjadi. Lokasi pembuangan akhir tersebut memang kerap dilanda kebakaran, terutama saat musim kemarau, akibat tumpukan sampah yang menghasilkan gas metana yang mudah terbakar. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan, namun asap tebal sempat mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Media kami akan terus memantau perkembangan penanganan kebakaran ini dan memberikan informasi terkini seputar situasi di TPA Jatiwaringin.
Comments (0)