Alfeandra Dewangga: Adaptasi Instan dan Janji Performa Ganas Bersama Arema FC di Super League 2026-2027
Malang, Beritaseputar.com – Suasana hangat ruang ganti Arema FC langsung menyambut Alfeandra Dewangga. Bek tangguh yang baru merapat ke Singo Edan itu meng
Malang, Beritaseputar.com – Suasana hangat ruang ganti Arema FC langsung menyambut Alfeandra Dewangga. Bek tangguh yang baru merapat ke Singo Edan itu mengaku tak membutuhkan waktu lama untuk merasa betah. Dalam beberapa sesi latihan awal, chemistry dengan para pemain senior maupun junior sudah terbentuk secara alami. Kini, ia siap menjawab kepercayaan manajemen dan Aremania dengan performa "menggila" di pentas Super League 2026-2027.
"Saya benar-benar seperti menemukan keluarga baru. Tidak ada jarak antara pemain lama dan pemain baru. Semuanya merangkul, bercanda bersama, tapi serius saat latihan. Ini yang membuat saya yakin bisa langsung all-out di lapangan," kata Dewangga kepada kontributor Beritaseputar.com selepas sesi latihan pagi di Stadion Kanjuruhan, Kamis (22/5).
Kehadiran Dewangga menjadi salah satu rekrutan paling disorot Arema di bursa transfer awal musim. Reputasinya sebagai bek modern yang tak hanya kokoh dalam duel, tetapi juga piawai membangun serangan dari lini belakang, diyakini bakal memperkuat sektor pertahanan yang musim lalu kerap menjadi titik lemah. Pelatih kepala memastikan bahwa Dewangga akan langsung masuk dalam rencana starting eleven untuk laga pembuka Super League pekan depan.
Kunci Adaptasi: Kultur Kekeluargaan Khas Arema
Bukan rahasia lagi jika Arema FC dikenal dengan kultur "satu jiwa" yang dijunjung tinggi di dalam kamar ganti. Tradisi inilah yang menjadi faktor utama kemudahan Dewangga beradaptasi. Menurut laporan redaksi, para pemain senior seperti Dendi Santoso dan Bagas Adi langsung merangkul mantan pilar PSIS Semarang itu sejak hari pertama kedatangannya. Mereka mengajaknya makan malam bersama, membahas filosofi permainan tim, dan berbagi pengalaman soal tekanan bermain di depan puluhan ribu Aremania.
"Saya sudah lama mendengar soal atmosfer kekeluargaan di sini, dan ternyata memang seperti itu kenyataannya. Saya tidak canggung lagi. Semua pemain terbuka dan saling mendukung. Kondisi ini bikin saya makin percaya diri untuk tampil maksimal," ujarnya lagi.
Dukungan itu terlihat nyata saat sesi internal game. Dewangga, yang biasanya membutuhkan waktu untuk membaca pergerakan rekan setim, justru langsung tampil komando. Beberapa kali ia terlihat mengarahkan lini belakang dan berkolaborasi apik dengan gelandang bertahan. Ini menjadi sinyal positif menjelang kompetisi ketat Super League yang diprediksi akan berlangsung lebih kompetitif musim ini.
Target Ambisius di Super League 2026-2027
Dewangga tak sekadar ingin menjadi penghuni reguler tim utama. Pemain berusia 27 tahun itu secara terbuka menargetkan torehan statistik pribadi yang lebih tinggi. "Saya ingin mencetak gol lebih banyak, membuat lebih banyak clean sheet, dan yang paling penting membawa Arema bersaing di papan atas," tegasnya. Di musim sebelumnya bersama klub lamanya, Dewangga mencatat tiga gol dan dua assist dari 28 penampilan – angka yang ingin ia lampaui dengan sokongan lini tengah Arema yang lebih ofensif.
Kontributor Beritaseputar.com mencatat, pelatih Arema memberikan peran spesial kepada Dewangga sebagai ball-playing defender yang diizinkan naik membantu serangan saat tim menguasai bola. Skema tiga bek yang mulai diuji coba membuat Dewangga memiliki kebebasan overlap ke sisi sayap, hal yang sesuai dengan mobilitas tingginya. "Saya suka dengan ide itu. Tentu butuh kebugaran ekstra, tapi saya sudah siap," tambahnya.
"Kami tahu kualitas Alfeandra. Dia membawa dimensi baru di lini belakang. Bukan hanya bertahan, dia bisa jadi kreator dari kedalaman. Dan yang terpenting, dia sudah seperti keluarga sendiri hanya dalam hitungan hari," komentar asisten pelatih Arema FC, yang namanya enggan disebutkan.
Dengan adaptasi instan dan semangat membara, Alfeandra Dewangga menjelma menjadi sosok yang paling dinanti aksinya di laga perdana Arema. Aremania pun menyambut hangat, berharap klaim "menggila" sang pemain benar-benar terwujud dalam bentuk kemenangan demi kemenangan. Jika tren positif di latihan berlanjut ke pertandingan resmi, bukan tak mungkin Dewangga akan menjadi kepingan puzzle terakhir menuju era kejayaan baru Singo Edan.
(Laporan kontributor Beritaseputar.com, Malang)
Comments (0)