Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Aktivitas Alat Berat Mulai Padati Jalur Enggram

Depok — Deru mesin dan aktivitas alat berat mulai mewarnai kawasan Jalan Enggram, Kelurahan Sawangan, Kota Depok, pada awal pekan ini. Kehadiran ekskavator, truk pengangkut material, dan puluhan pe

Jul 08, 2026 - 05:22
0 0
Aktivitas Alat Berat Mulai Padati Jalur Enggram

Depok — Deru mesin dan aktivitas alat berat mulai mewarnai kawasan Jalan Enggram, Kelurahan Sawangan, Kota Depok, pada awal pekan ini. Kehadiran ekskavator, truk pengangkut material, dan puluhan pekerja konstruksi menjadi penanda resmi dimulainya proyek pelebaran jalan yang telah lama dinanti warga. Proyek yang membentang sepanjang 872 meter ini digarap langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok sebagai bagian dari upaya strategis mengurai simpul kemacetan di koridor selatan kota.

Berdasarkan pantauan Beritaseputar.com di lokasi, Selasa (15/4/2025), sejumlah alat berat tampak mulai melakukan pengerukan bahu jalan dan pembongkaran trotoar lama di sisi kiri dan kanan ruas jalan. Aktivitas tersebut sempat menyebabkan penyempitan jalur sementara, namun petugas dari Dinas Perhubungan dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berkepanjangan.

"Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mengurangi titik-titik kemacetan kronis di Depok. Jalan Enggram merupakan akses vital yang menghubungkan permukiman padat di Sawangan dengan jalan arteri menuju pusat kota dan Jakarta Selatan. Pelebaran jalan ini akan menambah kapasitas jalur dan memberikan ruang lebih bagi pejalan kaki serta pesepeda," ujar Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yayan Arianto, saat ditemui di sela peninjauan proyek.

Proyek Ambisius Atasi Kemacetan Kronis

Jalan Enggram selama bertahun-tahun menjadi salah satu titik kemacetan terparah di wilayah Sawangan, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari. Lebar jalan eksisting yang hanya sekitar empat hingga lima meter dengan kondisi bahu yang tidak memadai seringkali memicu antrean panjang kendaraan. Dengan adanya proyek pelebaran ini, badan jalan akan diperlebar hingga mencapai tujuh meter untuk dua lajur, dilengkapi saluran drainase yang lebih baik dan trotoar yang layak di kedua sisi.

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp8,7 miliar dari APBD Kota Depok tahun 2025 ini ditargetkan rampung dalam waktu lima bulan ke depan, atau tepatnya pada akhir September 2025. Kontraktor pelaksana yang ditunjuk melalui proses lelang terbuka telah diwajibkan untuk menerapkan manajemen lalu lintas yang ketat guna meminimalisasi dampak terhadap pengguna jalan selama pengerjaan berlangsung.

"Kami menyadari proyek ini akan menimbulkan ketidaknyamanan sementara bagi pengguna jalan. Oleh karena itu kami sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas, membuka jalur alternatif, dan melakukan sosialisasi kepada warga sekitar. Kami mohon dukungan dan kesabaran seluruh masyarakat," tambah Yayan.

Sosialisasi dan Jalur Alternatif Disiapkan

Menjelang dimulainya proyek, pemerintah kota melalui kelurahan setempat telah menggelar pertemuan dengan warga dan pengusaha di sepanjang Jalan Enggram. Sosialisasi tersebut membahas dampak konstruksi terhadap akses keluar-masuk rumah dan toko, serta kompensasi atas beberapa pohon dan pagar yang terpaksa dibongkar. Camat Sawangan menyatakan bahwa seluruh pemilik lahan yang terdampak telah menyetujui rencana pembebasan dengan skema ganti rugi yang transparan.

Untuk mengurangi beban lalu lintas selama masa konstruksi, Pemkot Depok menyiapkan sejumlah jalur alternatif, di antaranya melalui Jalan Raya Muchtar, Jalan H. Asmawi, dan Jalan Masjid Al-Ikhlas. Rambu-rambu pengalihan arus telah dipasang di titik-titik strategis dan akan dievaluasi secara berkala oleh tim monitoring. Aparat keamanan dari Polsek Sawangan juga dilibatkan untuk membantu pengaturan lalu lintas, khususnya pada jam-jam puncak.

Warga setempat menyambut baik dimulainya proyek ini, meski harus bersabar menghadapi gangguan sementara. Salah seorang warga RT 04/RW 08, Sutarno (54), mengaku sudah puluhan tahun berharap Jalan Enggram dilebarkan karena kemacetan yang semakin parah. "Kami sudah lama menginginkan pelebaran ini. Memang nanti akan ada debu dan macet selama pengerjaan, tapi itu risiko yang sepadan kalau jalannya nanti jadi lebar dan lancar," ungkapnya.

Dengan dimulainya pelebaran Jalan Enggram, Pemkot Depok menunjukkan keseriusan dalam membenahi infrastruktur transportasi, khususnya di kawasan selatan yang selama ini pertumbuhan permukimannya pesat namun tidak diimbangi kapasitas jalan yang memadai. Proyek ini diharapkan tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup warga Depok.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kartika-dewi

Fact Checker. Memverifikasi klaim gaya hidup dan tren.

Comments (0)

User