115 Kapal Sudah Melintas Sejak Selat Hormuz Dibuka, 2.500 Pelaut Dievakuasi
Organisasi Maritim Internasional (IMO) memberikan laporan perkembangan terbaru mengenai situasi navigasi di Selat Hormuz. Dalam kurun waktu sejak dibuka kembali pada hari Selasa kemarin, total sebany
Organisasi Maritim Internasional (IMO) memberikan laporan perkembangan terbaru mengenai situasi navigasi di Selat Hormuz. Dalam kurun waktu sejak dibuka kembali pada hari Selasa kemarin, total sebanyak 115 kapal telah berhasil melintas melalui jalur air strategis tersebut. Seiring dengan kelancaran operasi tersebut, sekitar 2.500 pelaut berhasil dievakuasi dengan selamat dari area yang sempat menjadi pusat perhatian dunia akibat meningkatnya ketegangan keamanan maritim di kawasan tersebut.
Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, secara resmi menyampaikan update penting ini melalui sebuah konferensi pers yang digelar secara daring. Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung intensif selama tiga setengah hari terakhir, meskipun sebelumnya sempat terjadi penangguhan operasi yang mengakibatkan kekhawatiran besar di kalangan industri pelayaran internasional. Keberhasilan evakuasi tersebut menjadi angin segar bagi ribuan awak kapal yang terjebak di tengah ketegangan geopolitik yang melanda kawasan Teluk Persia.
"115 (kapal) telah dievakuasi dalam tiga setengah hari terakhir, yang mencakup sekitar 2.500 pelaut yang kini telah meninggalkan Selat Hormuz dengan selamat," ujar Dominguez dalam konferensi persnya.
Sebelumnya, IMO sempat mengambil keputusan untuk menangguhkan upaya evakuasi yang menargetkan sekitar 600 kapal dengan total 11.000 pelaut. Penangguhan tersebut dilakukan pada hari Kamis setelah adanya insiden serangan terhadap sebuah kapal di perairan Teluk Oman. Kejadian itu memicu kekhawatiran serius akan keselamatan navigasi dan keamanan personel di salah satu jalur perdagangan paling vital dunia yang menjadi urat nadi pengiriman minyak global.
Beritaseputar.com melaporkan, meskipun sempat terhenti sementara akibat ancaman keamanan, operasi evakuasi kemudian kembali dilanjutkan dengan hasil yang cukup signifikan. Keberhasilan melewatkan 115 kapal dalam tempo yang relatif singkat menunjukkan komitmen kuat IMO bersama pihak terkait untuk menjamin keselamatan jiwa pelaut serta kelancaran arus perdagangan maritim internasional di tengah kondisi yang penuh dengan ketidakpastian dan risiko tinggi.
Comments (0)