Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Zulhas: PAN Tak Beda-bedakan Siapapun Cinta Tanah Air untuk Bergabung

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa partainya terbuka bagi seluruh warga negara yang memiliki kecintaan terhadap Indonesia tanpa memandang latar belakang profesi

Jul 07, 2026 - 23:34
0 0
Zulhas: PAN Tak Beda-bedakan Siapapun Cinta Tanah Air untuk Bergabung

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa partainya terbuka bagi seluruh warga negara yang memiliki kecintaan terhadap Indonesia tanpa memandang latar belakang profesi. Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan terhadap munculnya sebutan "Partai Artis Nasional" yang belakangan kerap dilekatkan pada PAN.

Dalam keterangannya kepada awak media pada Sabtu (28/6/2026), pria yang akrab disapa Zulhas itu mengakui bahwa nama partainya kerap diplesetkan sebagai partai yang identik dengan para pekerja seni. Namun, ia justru menilai fenomena ini sebagai bukti bahwa partainya benar-benar inklusif.

Merangkul Semua Kalangan

Zulhas menekankan bahwa PAN tidak pernah membatasi atau membeda-bedakan siapapun yang ingin bergabung selama mereka memiliki rasa cinta tanah air dan keinginan untuk membangun bangsa. Ia memandang keterlibatan para artis dalam partainya merupakan sebuah keunggulan, bukan kelemahan.

"Ya, Partai PAN itu kadang-kadang dipelesetkan 'Partai Artis Nasional', ya. Nah, kami tidak membeda-bedakan siapa pun yang cinta terhadap bangsa kita, cinta tanah air, bergabung sama kita, apalagi artis," ujar Zulhas.

Lebih lanjut, Zulhas mengapresiasi talenta dan kecerdasan para kader yang berasal dari kalangan hiburan. Menurutnya, banyak dari mereka tidak hanya pandai di atas panggung, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual dan pendidikan tinggi yang mumpuni.

Contoh Nyata Kader Berkualitas

Salah satu contoh yang disorotnya adalah Uya Kuya, anggota DPR RI sekaligus Ketua DPW PAN DKI Jakarta. Mantan presenter dan musisi tersebut merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia. Bagi Zulhas, fakta ini menunjukkan bahwa latar belakang seorang figur publik tidak mengurangi kualitas dan kapabilitas mereka sebagai wakil rakyat.

Zulhas menambahkan bahwa partainya percaya pada keberagaman sebagai kekuatan. Dengan anggota yang berasal dari berbagai profesi, mulai dari akademisi, pengusaha, birokrat, hingga seniman, PAN yakin dapat membawa perspektif yang lebih segar dan aspirasi yang lebih luas dalam perjuangan politiknya.

Kehadiran para artis di kancah politik, khususnya di PAN, tidak bisa dipandang sebelah mata. Beberapa nama berhasil duduk di kursi legislatif dan membuktikan bahwa popularitas bisa berjalan beriringan dengan kompetensi. Zulhas berharap masyarakat tidak terjebak pada stereotip terhadap kader partai yang berasal dari dunia hiburan, melainkan melihat rekam jejak dan kontribusi nyata mereka.

Dengan sikap terbuka ini, PAN ingin menegaskan kembali identitasnya sebagai partai nasionalis-religius yang merangkul seluruh elemen masyarakat. Tagar "Partai Artis Nasional" pun dianggap Zulhas justru menjadi cerminan semangat partai yang tidak eksklusif, melainkan mewakili seluruh lapisan rakyat Indonesia yang mencintai negeri ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User