Warga Bakar Sampah Bikin Resah di Cilebut Bogor, Satpol PP Turun Tangan
Satpol PP Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga yang resah akibat aktivitas pembakaran sampah dan sisa pakan ternak di wilayah Cilebut Barat. Berdasarkan informasi
Satpol PP Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga yang resah akibat aktivitas pembakaran sampah dan sisa pakan ternak di wilayah Cilebut Barat. Berdasarkan informasi yang dihimpun Beritaseputar.com, aksi pembakaran itu diduga dilakukan hampir setiap hari sehingga menimbulkan gangguan kenyamanan bagi warga di sekitarnya.
Pelaku diketahui merupakan penghuni di area BCD yang lokasinya tepat berada di belakang Perumahan Emerald. Asap pekat dari pembakaran kerap kali mengganggu warga Perumahan Emerald hingga akhirnya mereka meneruskan aduan kepada aparat.
"Betul, kejadian itu sudah sekitar seminggu lalu, dan sekarang sudah selesai. Jadi warga Perumahan Emerald yang melapor, sementara yang melakukan pembakaran ada di belakangnya, di area BCD," ujar Kepala Desa Cilebut Barat, Dasuki, kepada Beritaseputar.com, Senin (6/7/2026).
Merespons aduan yang masuk, petugas Satpol PP Kabupaten Bogor bersama Satpol PP tingkat kecamatan dan unsur pembinaan wilayah (Binwil) langsung mendatangi lokasi. Mereka bertemu dengan warga yang diduga menjadi pelaku untuk memberikan teguran secara langsung.
"Setelah adanya laporan itu, kami turun ke lokasi bersama Satpol PP kecamatan dan Binwil," tegas Dasuki.
Dalam pertemuan tersebut, warga yang bersangkutan mengakui perbuatannya di hadapan petugas. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang ditimbulkan dan berjanji tidak akan mengulangi lagi praktik pembakaran sampah yang sudah jelas meresahkan lingkungan sekitarnya.
Langkah persuasif yang diambil oleh Satpol PP dan pemerintah desa ini diharapkan menjadi peringatan bagi warga lain agar lebih peduli terhadap kenyamanan bersama dan tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Selain mengganggu warga sekitar, aktivitas tersebut juga berpotensi mencemari udara dan menimbulkan konflik antarwarga yang seharusnya bisa dicegah.
Comments (0)