Walkot Bima Buka Suara soal Pelantikan Istri dan Sepupu sebagai Pejabat Pemkot
Bima — Wali Kota Bima A Rahman, yang akrab disapa Aji Man, akhirnya memberikan klarifikasi terkait keputusannya melantik anggota keluarganya sendiri ke dalam jabatan strategis di lingkup Pemerintah
Bima — Wali Kota Bima A Rahman, yang akrab disapa Aji Man, akhirnya memberikan klarifikasi terkait keputusannya melantik anggota keluarganya sendiri ke dalam jabatan strategis di lingkup Pemerintah Kota Bima. Pelantikan ini sebelumnya menuai sorotan publik karena melibatkan istri serta sepupu sang wali kota.
Aji Man diketahui telah melantik istrinya, Badrah Ekawati, ke posisi Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bima. Selain itu, ia juga menunjuk sepupunya, Irwansyah, sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pada Sekretariat Daerah Kota Bima. Kedua posisi tersebut tergolong penting dalam birokrasi pemerintahan daerah.
Menanggapi polemik yang berkembang, Aji Man menegaskan bahwa penunjukan istrinya bukanlah bentuk promosi jabatan. Ia mengklaim bahwa posisi yang kini diemban Badrah Ekawati sesungguhnya merupakan pengembalian ke jabatan awal yang pernah dipegangnya pada tahun 2016 silam.
"Saya kembalikan posisi awal. Jadi dia bukan eselon II. Dia kan eselon III, jadi harus lihat kompetensinya, rekam jejaknya. Dia kan sempat nonjob karena pilkada," ujar Aji Man sebagaimana dilaporkan media kami, Selasa (7/7/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Badrah tidak menduduki jabatan eselon II seperti yang mungkin diasumsikan oleh sebagian pihak. Status eselon III yang disandangnya, menurut Aji Man, telah dipertimbangkan berdasarkan kompetensi dan rekam jejak yang dimiliki. Ia juga menjelaskan bahwa sang istri sebelumnya sempat tidak memiliki jabatan akibat proses pemilihan kepala daerah.
Pelantikan pejabat dari lingkup keluarga inti kepala daerah ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Bima. Isu mengenai potensi konflik kepentingan dan praktik nepotisme dalam birokrasi pemerintahan turut mencuat ke permukaan. Meski demikian, Aji Man tetap pada pendiriannya bahwa penempatan tersebut dilakukan sesuai dengan aturan dan mempertimbangkan kapasitas individu yang bersangkutan.
Irwansyah, sepupu sang wali kota yang kini menjabat sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, juga menjadi sorotan. Posisi ini memegang peranan krusial dalam pengelolaan proyek-proyek pemerintah daerah. Hingga berita ini diturunkan, klarifikasi lebih lanjut mengenai penunjukan Irwansyah masih dinantikan oleh publik.
Langkah Wali Kota Bima ini mengundang perhatian dari berbagai elemen masyarakat sipil yang mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Pemkot Bima. Publik berharap agar setiap penunjukan pejabat benar-benar mengedepankan prinsip meritokrasi demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap jalannya roda pemerintahan.
Comments (0)