Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Udara pagi di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, masih terasa sejuk

Kritik Sebagai Napas Demokrasi Dengan nada tenang namun penuh keyakinan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kritik adalah kebutuhan fundamental dalam sis

Jul 08, 2026 - 04:27
0 0

Kritik Sebagai Napas Demokrasi

Dengan nada tenang namun penuh keyakinan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kritik adalah kebutuhan fundamental dalam sistem demokrasi yang sehat. Ia menekankan bahwa kritik bukan sekadar hak, melainkan juga cermin bagi pemerintah untuk terus membenahi diri.

"Kita terus membangun kehidupan demokrasi kita. Kita menghormati kritik. Kritik adalah penting. Kita butuh kritik untuk mengingatkan kita. Kita butuh kritik untuk memperbaiki diri kita,"

ungkap Prabowo di hadapan anggota Polri dan undangan yang hadir.

Pernyataan itu disambut anggukan dari banyak peserta. Salah seorang perwira menengah yang enggan disebutkan namanya mengaku terkesan dengan penekanan presiden soal kritik. “Biasanya pemerintah sensitif terhadap kritik. Tapi Pak Prabowo justru mengundang kritik sebagai alat evaluasi. Itu sinyal positif untuk demokrasi kita,” ujarnya lirih selepas upacara.

Demokrasi Jangan Sampai Dibajak

Namun, Prabowo tidak berhenti pada ajakan menerima kritik. Ia juga mengingatkan bahwa demokrasi Indonesia harus dijaga dari berbagai bentuk penyalahgunaan yang dapat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam pandangannya, demokrasi yang seharusnya menjadi milik rakyat bisa berubah menjadi alat segelintir pihak jika tidak dijaga bersama.

"Tapi keamanan demokrasi juga harus kita jaga. Janganlah demokrasi dibajak oleh mereka-mereka yang punya uang banyak. Janganlah demokrasi kita dirusak oleh kepentingan-kepentingan asing,"

tegasnya dengan suara meninggi, seolah ingin memastikan setiap kata meresap ke dalam kesadaran seluruh yang hadir.

Dr. Andi Wijaya, pengamat politik dari Universitas Indonesia yang turut hadir secara virtual, menangkap pesan ini sebagai peringatan dini. “Pernyataan presiden ini sarat makna. Ini bukan sekadar himbauan normatif, tapi pengakuan bahwa ancaman terhadap demokrasi kita nyata—baik dari oligarki domestik maupun intervensi asing,” katanya saat dihubungi seusai acara.

Perbedaan Bukan Sumber Perpecahan

Di tengah riuh rendah peringatan HUT Bhayangkara, momen paling hening tercipta saat Prabowo berbicara tentang persatuan di atas perbedaan. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pendapat adalah keniscayaan dalam demokrasi, namun jangan sampai berubah menjadi kebencian yang memecah belah.

"Perbedaan pendapat tidak boleh berubah menjadi kebencian. Kita adalah semuanya anak bangsa Indonesia. Demokrasi kita harus berdiri di atas nilai-nilai bangsa Indonesia. Perbedaan jangan menjadi sumber perpecahan. Kita harus selalu mengutamakan persatuan dan kerukunan di antara kita,"

paparnya dengan mata menyapu seluruh hadirin.

Bripda Rizky, seorang anggota Brimob muda yang bertugas di pengamanan acara, mengaku tersentuh dengan pesan itu. “Saya jadi ingat pertengkaran di media sosial yang sering ujung-ujungnya saling benci hanya karena beda pilihan. Pak Presiden benar, kita ini saudara sebangsa. Beda pendapat itu biasa, tapi jangan sampai putus tali persaudaraan,” tuturnya dengan mata berbinar.

Pesan Khusus untuk Polri

Dalam amanatnya, Prabowo juga menyampaikan pesan khusus kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ia menekankan bahwa Polri, sebagai institusi penjaga keamanan dan ketertiban, memiliki peran vital dalam menjaga kualitas demokrasi nasional. Polri tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga menjadi penjaga ruang demokrasi agar tetap sehat dan berkeadaban.

Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 pun bukan sekadar seremoni. Ia menjadi panggung bagi presiden untuk menegaskan kembali komitmennya terhadap demokrasi yang inklusif, bertanggung jawab, dan berakar pada nilai-nilai kebangsaan. Di tengah langit Cikeas yang mulai terang, pesan itu menggantung: hormati kritik, jaga demokrasi, rawat persatuan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User