Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Temu Nasional Ke-51, Gus Ipul Ajak Pekerja Sosial Masyarakat Hasilkan Perubahan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan ajakan penting kepada seluruh anggota Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) untuk semakin memperkuat kiprah mereka dalam jaring p

Jul 06, 2026 - 13:11
0 0
Temu Nasional Ke-51, Gus Ipul Ajak Pekerja Sosial Masyarakat Hasilkan Perubahan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan ajakan penting kepada seluruh anggota Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) untuk semakin memperkuat kiprah mereka dalam jaring pengaman sosial nasional. Ajakan itu disampaikan dalam Temu Nasional yang digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-51 Pekerja Sosial Masyarakat 2026 di Balige, Kabupaten Toba. Meski tidak bisa hadir langsung, Gus Ipul memberikan sambutan secara virtual dari Kantor Kementerian Sosial di Jakarta, dan pesannya menjadi pengingat atas peran krusial para pekerja sosial akar rumput.

Bekerja, Bergerak, Berdampak

Mengusung tema “Bekerja, Bergerak, Berdampak”, acara yang berlangsung pada Kamis (2/7/2026) ini diwarnai penegasan dari Gus Ipul bahwa IPSM merupakan bagian tak terpisahkan dari Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS). Keberadaan mereka, menurutnya, harus mampu menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan uluran tangan. Tiga kata kunci itu bukan sekadar slogan, melainkan pedoman aksi bagi setiap pekerja sosial di Tanah Air.

“Bekerja, hadir dengan tanggung jawab, ketulusan, dan kerja nyata. Bergerak, tidak menunggu tetapi turun langsung ke masyarakat. Berdampak, kerja sosial harus menghasilkan perubahan yang dirasakan warga,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis yang diterima Beritaseputar.com.

Lebih lanjut, Menteri Sosial menjelaskan bahwa fokus utama “bekerja” bukan hanya soal aktivitas administratif, tetapi komitmen moral untuk meringankan beban sesama. Adapun “bergerak” merupakan seruan agar para pekerja sosial tidak terjebak dalam birokrasi yang lamban; mereka harus proaktif mendatangi kantong-kantong kemiskinan, disabilitas, dan masalah kesejahteraan lainnya di pelosok negeri. Sementara itu, “berdampak” menjadi tolok ukur keberhasilan—setiap program dan pendampingan wajib meninggalkan jejak perbaikan kualitas hidup warga.

Gus Ipul juga menekankan bahwa IPSM sebagai pilar PSKS memiliki tanggung jawab besar untuk mengidentifikasi potensi lokal dan memberdayakannya. Dalam banyak kasus, pekerja sosial masyarakat adalah pihak pertama yang mendeteksi permasalahan kesejahteraan di tingkat komunitas, bahkan sebelum data resmi tersedia. Oleh karena itu, kapasitas mereka harus terus diasah melalui pelatihan, jejaring, dan sinergi dengan pemerintah daerah.

Merajut Kolaborasi Demi Kesejahteraan

Laporan yang dihimpun media kami menyebutkan bahwa Temu Nasional ke-51 ini juga menjadi wadah untuk merumuskan strategi kolaborasi antara IPSM, pemerintah, dan lembaga filantropi. Dalam beberapa tahun terakhir, peran pekerja sosial kian vital, terutama dalam merespons dampak perubahan iklim, bencana alam, hingga gejolak ekonomi yang memicu peningkatan jumlah warga miskin baru. Gus Ipul berharap agar semangat “Bekerja, Bergerak, Berdampak” tidak berhenti di panggung seremoni, melainkan menjelma menjadi gerakan nyata yang mengakar di seluruh Indonesia.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. IPSM adalah mata, telinga, dan tangan kami di lapangan. Mari kita buktikan bahwa pekerjaan sosial bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hati untuk membangun negeri yang lebih adil,” pungkas Gus Ipul di akhir sambutannya.

Dengan demikian, perayaan HUT ke-51 ini tidak hanya menjadi momen refleksi, tetapi juga batu loncatan untuk mengakselerasi misi kesejahteraan sosial yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User