Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Sopir Malaysia Murka Jalan Rusak di Kaltara, Rombongan Gereja Terjebak Berjam-jam

Kondisi infrastruktur jalan di kawasan perbatasan kembali menjadi sorotan tajam. Sebuah video yang memperlihatkan buruknya akses jalan di wilayah Apokayan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltar

Jul 06, 2026 - 13:50
0 1
Sopir Malaysia Murka Jalan Rusak di Kaltara, Rombongan Gereja Terjebak Berjam-jam

Kondisi infrastruktur jalan di kawasan perbatasan kembali menjadi sorotan tajam. Sebuah video yang memperlihatkan buruknya akses jalan di wilayah Apokayan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), viral di media sosial setelah direkam oleh seorang sopir asal Malaysia. Dalam rekaman tersebut, sang sopir yang sehari-hari bekerja mengangkut pasokan sembako dari negeri jiran ke Apokayan itu tak kuasa menahan amarahnya melihat penderitaan para pengguna jalan.

Berdasarkan penelusuran media kami, peristiwa ini terjadi saat rombongan besar kontingen asal Apokayan tengah melakukan perjalanan darat menuju lokasi penyelenggaraan Konferensi Wilayah (Konwil) IV Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Kaltara. Ratusan orang dari berbagai komunitas gereja itu harus rela menghabiskan waktu berjam-jam di tengah jalan yang berubah menjadi kubangan lumpur.

Dalam video yang direkam dari balik kemudi, sopir tersebut memperlihatkan antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat yang tak mampu bergerak maju maupun mundur. Genangan air bercampur lumpur pekat membuat puluhan kendaraan terjebak. Lebih memprihatinkan lagi, sejumlah anak kecil dan orang tua yang menjadi bagian dari rombongan terpaksa menahan lapar serta kelelahan akibat kondisi tak terduga ini.

"Perusahaan Indon kuat tipu lah. Tengoklah anak-anak di sini sudah menangis dan menahan lapar karena seharian menunggu surutnya air. Perusahaan Indon bikin tipu-tipu masyarakat saja. Indon bikin jalan ini tidak pandai Ho, semua kendaraan nyangkut dan tidak bisa lewat,"

demikian terdengar ucapan pria tersebut dengan logat Melayu yang kental, merepresentasikan kefrustasiannya terhadap tanggung jawab perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di wilayah itu.

Jalan Penghubung Vital yang Terabaikan

Ruas jalan di Apokayan sendiri merupakan akses vital yang menghubungkan pedalaman Kalimantan Utara dengan wilayah Serawak, Malaysia. Selain menjadi jalur logistik bagi warga lokal, jalan ini juga kerap dilintasi oleh kendaraan perusahaan tambang dan perkebunan yang beroperasi di sekitarnya. Ironisnya, meski menjadi urat nadi transportasi dan ekonomi, kualitas jalannya kerap kali dikeluhkan saat musim hujan tiba.

Pria yang merekam video ini bukanlah orang sembarangan di mata warga setempat. Sebagai sopir penyuplai sembako dari Malaysia, ia hampir setiap pekan melintasi jalur tersebut. Ia mengaku sudah puluhan kali menyaksikan kondisi serupa, namun kali ini kekesalannya memuncak karena banyaknya korban yang terdampak, terutama anak-anak dan jemaat gereja yang seharusnya mendapat perjalanan aman dan nyaman.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah maupun perusahaan yang bertanggung jawab atas pemeliharaan jalan di kawasan Apokayan. Masyarakat setempat berharap ada tindakan nyata dari pihak-pihak terkait agar jalur penghubung antarnegara ini bisa segera diperbaiki. Insiden ini semakin menegaskan perlunya perhatian serius terhadap konektivitas wilayah perbatasan yang selama ini kerap terabaikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User