Sandiaga Pamerkan Potensi Investasi Indonesia di Dubai Global Gateway 3.0

DUBAI — Co-Founder Saratoga Investama sekaligus tokoh nasional, Sandiaga Uno, tampil sebagai salah satu pembicara kunci dalam forum internasional bergengsi

Jul 12, 2026 - 07:23
0 0
Sandiaga Pamerkan Potensi Investasi Indonesia di Dubai Global Gateway 3.0

DUBAI — Co-Founder Saratoga Investama sekaligus tokoh nasional, Sandiaga Uno, tampil sebagai salah satu pembicara kunci dalam forum internasional bergengsi Dubai Global Gateway 3.0 yang diselenggarakan pekan ini di Dubai, Uni Emirat Arab. Dalam sesi panel bertajuk "Membangun Jembatan Investasi Lintas Benua", Sandiaga memaparkan sejumlah peluang strategis yang dimiliki Indonesia, mulai dari sektor pariwisata, infrastruktur digital, hingga energi transisi.

Menggaet Investor Timur Tengah

Forum Dubai Global Gateway 3.0 merupakan konferensi investasi dan inovasi global yang mempertemukan para pemimpin bisnis, investor, dan pemangku kebijakan dari berbagai kawasan. Di edisi ketiga ini, fokus diskusi diarahkan pada pemulihan ekonomi pascapandemi, integrasi pasar modal syariah, serta potensi negara-negara berkembang sebagai destinasi investasi alternatif di tengah ketegangan geopolitik global.

Dalam pidatonya, Sandiaga menyoroti bahwa Indonesia diproyeksikan menjadi ekonomi terbesar kelima dunia pada 2045, dengan bonus demografi yang mencapai puncaknya pada 2030. "Kami punya populasi 270 juta orang, 60 persen di antaranya adalah generasi muda yang melek digital. Ini bukan hanya pasar, ini adalah mesin pertumbuhan masa depan," tegasnya.

"Kami membuka lebar-lebar pintu investasi—bukan hanya untuk portofolio, tapi juga investasi langsung. Pariwisata adalah sektor yang saya tawarkan secara khusus hari ini. Kami memiliki lima Destinasi Super Prioritas yang butuh suntikan modal besar, mulai dari infrastruktur hotel hingga ekowisata berkelanjutan," ujar Sandiaga dalam sesi panel yang dihadiri ratusan investor asal Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan.

Proyek Unggulan yang Ditawarkan

Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan dalam presentasi investasi Indonesia di forum tersebut:

  • Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Lima Destinasi Super Prioritas (Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Likupang) memerlukan investasi lebih dari Rp 90 triliun. Peluang meliputi pembangunan resor ramah lingkungan, marina yacht, dan pusat konvensi internasional.
  • Infrastruktur Digital: Indonesia membangun jaringan data center hijau dan kabel serat optik bawah laut untuk mendukung transformasi digital nasional. Sektor ini membutuhkan investasi sekitar USD 8 miliar hingga 2030.
  • Energi Transisi: Pemerintah menargetkan bauran energi terbarukan 23 persen pada 2025. Terbuka peluang besar untuk proyek panas bumi, tenaga surya terapung, dan pembangkit listrik tenaga bayu, dengan potensi total lebih dari 400 GW.
  • Ekonomi Syariah: Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, Indonesia menawarkan ekosistem investasi halal yang terintegrasi dari farmasi, kosmetik, hingga wisata ramah Muslim (halal tourism).

Respons Positif dari Investor

Para peserta forum, khususnya dari sovereign wealth fund (SWF) Timur Tengah, menunjukkan minat serius pada paparan yang disampaikan. Beberapa perwakilan dana investasi seperti Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) dan Dubai Islamic Economy Development Centre menyatakan keinginan untuk menjajaki kerjasama lebih lanjut dalam proyek pariwisata dan teknologi di Indonesia.

"Paparan dari Sandiaga sangat komprehensif dan konkret. Kami melihat ada sinergi antara visi diversifikasi ekonomi Dubai dengan potensi Indonesia yang masih belum tergarap maksimal. Sektor pariwisata halal misalnya, merupakan ceruk yang sangat potensial," ujar seorang delegasi dari Dubai Chambers, Ahmed Al Marri.

Konteks Strategis bagi Indonesia

Kehadiran Sandiaga di forum Dubai Global Gateway 3.0 bukan sekadar promosi investasi biasa. Momen ini menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan baru di Asia Tenggara yang menarik perhatian investor global, khususnya di tengah perang dagang dan kebijakan proteksionisme di beberapa negara maju. Timur Tengah, dengan akumulasi kekayaan minyak yang sangat besar, menjadi target penting bagi diversifikasi sumber investasi asing.

[SOCIAL_TWEET]: Sandiaga Uno pamerkan 5 Destinasi Super Prioritas Indonesia di depan investor global di Dubai Global Gateway 3.0. Butuh investasi Rp90 T untuk pariwisata! Siapa siap join? #InvestasiIndonesia #Pariwisata #SandiagaUno[SOCIAL_TG]: 🇮🇩🤝🇦🇪 Sandiaga Uno ajak investor Dubai garap pariwisata & digital RI. Forum Dubai Global Gateway 3.0 jadi saksi peluang investasi di 5 Destinasi Super Prioritas. Potensi cuan dari energi hijau juga dibuka lebar! Detailnya klik di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User